KabarBaik.co, Gianyar – Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi saksi salah satu pertandingan paling dramatis di BRI Super League 2025/2026. Dalam laga hujan gol yang penuh emosi, Senin (11/5) malam, Borneo FC Samarinda berhasil mencuri kemenangan tipis 2-3 atas tuan rumah Bali United.
Hasil tersebut memastikan perburuan gelar juara antara Borneo FC dan Persib Bandung akan ditentukan lewat foto finis di dua laga tersisa.
Pertandingan awalnya terkunci di angka 1-1 setelah gol Teppei Yachida (21’) dibalas rudal jarak jauh Mariano Peralta (49’). Ketegangan memuncak di menit ke-71 saat Peralta mencetak gol keduanya melalui titik putih pasca pelanggaran Bagas Adi, membawa Borneo unggul 1-2.
Publik Dewata sempat bersorak di menit ke-76 ketika Bali United menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol bunuh diri bek Borneo FC, Caxambu. Namun, mentalitas juara Pesut Etam berbicara tiga menit kemudian. Pada menit ke-79, gelandang asal Kolombia, Juan Villa, melepaskan tembakan mematikan yang gagal dihalau Mike Hauptmeijer, memastikan skor 2-3 bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan ini membawa Borneo FC kini mengoleksi 75 poin, menyamai poin Persib Bandung. Dengan sisa dua laga, persaingan kini benar-benar berada di titik didih.
Dengan poin yang sama-sama 75, berikut adalah bedah peluang kedua tim di dua laga tersisa:
Persib Bandung (Peluang Juara: 50%)
- Lawan PSM Makassar (Tandang, 17 Mei): Ini adalah rintangan terbesar. Persib memiliki peluang menang 50%. Bermain di markas Juku Eja selalu menyulitkan, dan hasil imbang saja bisa menjadi bencana jika Borneo menang.
- Lawan Persijap Jepara (Kandang, 23 Mei): Bermain di depan Bobotoh, Persib sangat dominan dengan peluang menang 85%. Mereka dijagokan menutup musim dengan manis di rumah sendiri.
Borneo FC Samarinda (Peluang Juara: 50%)
- Lawan Persijap Jepara (Tandang, 17 Mei): Memiliki momentum kemenangan dramatis, Borneo punya peluang menang 65%. Mereka diprediksi akan tampil menyerang total untuk terus menekan Persib.
- Lawan Malut United (Kandang, 23 Mei): Menjamu Malut United, Borneo memiliki peluang menang 75%. Stadion Segiri dipastikan akan membara demi mengawal trofi pertama mereka.
Secara teknis, tidak ada lagi margin kesalahan. Jika salah satu tim meraih poin penuh sementara rivalnya kehilangan poin di pekan ke-33, maka juara hampir bisa dipastikan.
Persib diuntungkan dengan laga kandang di pekan terakhir, namun Borneo FC memiliki momentum comeback yang bisa merusak mentalitas lawan. Siapa yang akan mengangkat piala pada 23 Mei mendatang? Apakah Maung Bandung mencetak rekor tiga kali juara berturut-turut (treble winner) atau Borneo mencatatkan sejarah baru sebagai juara? Jawabannya ada pada ketenangan kedua tim menghadapi tekanan di tikungan terakhir ini. (*)







