KabarBaik.co – BMKG memprakirakan hujan ringan akan dominasi mulai siang hari. BMKG juga mengingatkan warga Jatim untuk mewaspadai genangan air akibat hujan dan angin kencang di sebagian besar wilayah Jawa Timur Selasa (23/12).
Cuaca diprakirakan relatif cerah pada pagi hari, sebelum hujan ringan mulai turun secara bertahap menjelang siang hingga sore hari. Kondisi ini berpotensi memicu genangan di sejumlah kawasan rawan.
BMKG Juanda mencatat wilayah pesisir utara seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Tuban diprediksi cerah hingga cerah berawan pada pagi hari. Namun, hujan ringan diperkirakan muncul mulai pukul 11.00–14.00 WIB sebelum kembali berawan pada malam hari.
Di wilayah tapal kuda dan timur Jawa Timur seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, serta Lumajang, cuaca umumnya cerah berawan pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi terjadi di Jember pada siang hingga sore hari, sedangkan wilayah lainnya cenderung berawan.
Sementara itu, kawasan Mataraman meliputi Madiun, Nganjuk, Ngawi, Kediri, dan sekitarnya diprakirakan mengalami hujan ringan merata sejak siang hari. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama di daerah yang memiliki riwayat genangan dan drainase kurang optimal.
Wilayah Madura seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep didominasi cuaca berawan. Meski hujan ringan hanya terjadi di sebagian wilayah, kelembapan udara yang tinggi berpotensi memicu angin kencang sesaat.
Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi yakni 61 hingga 99 persen. Kecepatan angin rata-rata berada di kisaran 18 hingga 29 km/jam, didominasi arah barat hingga barat daya.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat berkembang menjadi hujan dengan intensitas sedang, terutama pada siang dan sore hari. Warga di daerah rawan banjir, pohon tumbang, serta pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat. (*)









