HUT ke-81 RI di Surabaya, Khofifah Soroti Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional

oleh -99 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 17 at 2.29.30 PM
Gubernur Khofifah menyalami tamu undangan yang hadir di upacata HUT RI di Grahadi (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya — Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung penuh khidmat di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan tahun ini menyematkan pesan istimewa tentang kedaulatan pangan Jawa Timur melalui tarian kolosal yang memukau ribuan hadirin.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan mengenakan pakaian adat berwarna merah putih. Para peserta dan tamu undangan pun tampak beragam mengenakan pakaian adat, menjadi simbol kebinekaan bangsa yang tak terpisahkan dari semangat kemerdekaan.

Penampilan Memukau Sebelum Upacara Inti

Rangkaian acara diawali penampilan Marching Band Gita Swara Nala SMAN Taruna Nala yang melibatkan 187 talenta muda. Kemudian, 235 penari menampilkan tarian kolosal bertema “Kedaulatan Pangan Jawa Timur”, di mana para penari menyerahkan hasil panen kepada 24 tamu undangan VIP simbol penghormatan dan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.

Suasana semakin menyentuh hati saat Desvita, siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi, tampil bersama paduan suara gabungan mahasiswa dan siswa membawakan lagu “Bendera” dan “Kebyar-kebyar”.

Upacara Inti: Khidmat dan Penuh Makna

Pasukan upacara dipimpin oleh Komandan Upacara Letkol Inf. Imam Adiyanto, Komandan Yonif 500/Sikatan Kodam V/Brawijaya. Setelah laporan dan penghormatan pasukan, Gubernur Khofifah menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan diiringi penghormatan seluruh peserta.

Dalam amanatnya, Khofifah menegaskan bahwa tema besar peringatan kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa.

“Tema besarnya Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Ini bagian dari komitmen kita bersama sinergi para nelayan, petani, peternak, dan TNI-Polri yang mendukung ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

Ia menyoroti pencapaian Jawa Timur sebagai provinsi dengan produksi padi, beras, jagung, telur, hingga daging sapi tertinggi di Indonesia.

“Kita ingin menyampaikan bahwa peran para petani, nelayan, peternak, dan jajaran Forkopimda telah menjadikan Jawa Timur yang terdepan dalam produksi pangan nasional,” tegasnya.

Keberagaman Jadi Kekuatan

Upacara dihadiri Wakil Gubernur Jatim, mantan Gubernur dan Wakil Gubernur, Ketua DPRD Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, jajaran TNI-Polri, konsul kehormatan negara sahabat, rektor perguruan tinggi, tokoh agama, veteran, serta sekitar 2.000 warga umum.

Hadir pula perwakilan Suku Tengger, Samin, Panoragan, Bawean, Madura, dan Osing menjadi bukti bahwa kemerdekaan Indonesia adalah milik seluruh suku dan budaya yang bersatu di tanah air.

Usai upacara, Khofifah bersama seluruh hadirin melanjutkan dengan menyaksikan secara langsung upacara detik-detik Proklamasi dari Istana Negara Jakarta melalui sambungan virtual. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.