Ibu dan Anak Tewas di Eks Asrama Polisi Ploso Jombang Dipastikan Bunuh Diri

oleh -4 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 19 at 6.57.26 PM

KabarBaik.co, Jombang — Misteri penemuan dua mayat perempuan tanpa busana di eks Asrama Polri, Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, akhirnya terungkap. Polisi memastikan kedua korban adalah ibu dan anak yang meninggal dunia akibat bunuh diri.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan identitas korban terungkap setelah dilakukan pemeriksaan DNA. Keduanya adalah Sri Kusyanti, 36, dan anaknya, Naila, 6, warga Desa Balong Gebang, Gondang, Nganjuk.

“Pemeriksaan DNA kami lakukan dengan mengambil sampel dari pihak keluarga,” ujar Ardi saat konferensi pers, Kamis (19/3).

Perjalanan Terakhir Korban

Dari hasil penyelidikan, polisi menelusuri pergerakan korban sebelum ditemukan meninggal dunia pada 25 Februari 2026.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, Sri Kusyanti dan anaknya berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor menuju lokasi kejadian.

“Mereka berdua saja, tidak ada yang mengikuti atau mencurigakan,” kata Ardi.

Dalam perjalanan, korban sempat membeli bahan bakar di kios Pertalite yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Ditemukan Zat Kimia di Tubuh Korban

Hasil pemeriksaan toksikologi menunjukkan adanya kandungan cairan asam pada tubuh korban. Polisi menemukan zat HCl dalam lambung Sri Kusyanti yang diduga berasal dari cairan pembersih lantai.

“Cairan itu dibeli sendiri oleh yang bersangkutan melalui saudaranya,” ujar Ardi.

Sementara pada tubuh Naila, ditemukan luka lepuh di bagian pipi yang diduga akibat cairan yang sama.

Penyebab Kematian

Tim forensik memastikan Naila meninggal akibat sesak napas karena luka bakar dan paparan asap.

Adapun Sri Kusyanti meninggal akibat pendarahan serta kerusakan pada organ dalam, disertai paparan asap dari proses pembakaran.

Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

Kesimpulan Polisi

Dari seluruh hasil penyelidikan, polisi menyimpulkan peristiwa ini merupakan aksi bunuh diri.

Diduga, sang ibu lebih dulu memberikan cairan pembersih lantai kepada anaknya, kemudian melakukan pembakaran, sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara serupa.

“Ini murni bunuh diri,” tegas Ardi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.