Indeks Daya Saing Lamongan Melonjak, Pesaing Utama di Tingkat Nasional

oleh -87 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pembangunan daerah dengan capaian yang membanggakan. Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Lamongan tahun 2025 tercatat pada angka 3,81, masuk dalam kategori tinggi dan berhasil melampaui rata-rata nasional yang hanya 3,50.

Peningkatan angka IDSD Lamongan bukanlah kebetulan. Sejak 2022, Kabupaten yang dikenal dengan kuliner Soto Lamongan ini menunjukkan tren positif yang konsisten. Pada 2022, skor IDSD berada di angka 3,14, lalu meningkat menjadi 3,48 pada 2023, 3,64 di 2024, dan kini mencatatkan angka tertinggi di 2025 dengan 3,81.

Kabar membanggakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang menerima sertifikat skor IDSD dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Selasa (24/2/2026) di Jakarta. Pencapaian ini menandakan kemajuan pesat yang telah dicapai Lamongan dalam berbagai sektor.

Keberhasilan ini tidak lepas dari empat komponen utama yang menjadi pilar penguatan daya saing Lamongan. Pertama, dalam aspek lingkungan pendukung, Pemkab Lamongan terus memperkuat infrastruktur dan menjaga stabilitas ekonomi makro, memfasilitasi investasi dengan kemudahan perizinan dan kepastian regulasi. Lamongan semakin dikenal sebagai daerah yang ramah investasi, memberikan peluang besar bagi pelaku usaha.

Di sisi lain, dalam aspek sumber daya manusia, Pemkab Lamongan berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan yang merata. Akses yang lebih terbuka ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Untuk sektor pasar, Pemkab Lamongan terus menggenjot UMKM dengan berbagai program, mulai dari peningkatan kualitas produksi, branding yang lebih kuat, hingga memperluas akses pasar yang menjangkau hingga ke pasar ekspor. Selain itu, kesempatan kerja juga terus diperluas dengan inkubasi bisnis, pelatihan vokasi, dan penempatan tenaga kerja.

Terakhir, dalam aspek ekosistem inovasi, Lamongan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) konsisten membangun budaya inovasi dalam pemerintahan dan pelayanan publik. Program Megnotek menjadi ruang strategis bagi inovator dan teknologi untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pencapaian IDSD 2025 ini adalah bukti nyata dari keseriusan Pemkab Lamongan dalam melaksanakan lima belas program prioritas yang digagas oleh Bupati Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara. Program-program ini berfokus pada menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil, pemerataan pembangunan, serta memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Lamongan.

Dengan tren yang terus meningkat, Pemkab Lamongan optimistis akan semakin memperkokoh posisinya sebagai daerah yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi besar dalam penguatan daya saing nasional. Lamongan semakin siap bersaing di kancah nasional dengan semangat yang tak pernah padam.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.