Inflasi Bojonegoro Januari 2026 Tercatat 2,88 Persen, BPS: Harga Masih Terkendali

oleh -73 Dilihat
Aktivitas jual beli di Pasar Wisata Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro mencatat tingkat inflasi year on year (y-on-y) pada Januari 2026 sebesar 2,88 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,19. Capaian ini menunjukkan bahwa pergerakan harga barang dan jasa di Bojonegoro masih berada dalam kondisi yang relatif terkendali.

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Bojonegoro, Yuliatin, menjelaskan bahwa inflasi tahunan tersebut dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran masyarakat. “Inflasi y-on-y Januari 2026 terjadi karena adanya kenaikan harga pada sembilan kelompok pengeluaran, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga,” ujar Yuliatin, Rabu (4/2).

Beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi antara lain kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,88 persen. Sementara itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencatat kenaikan cukup tinggi yakni sebesar 10,23 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,99 persen. Di sisi lain, kelompok kesehatan serta rekreasi, olahraga, dan budaya justru mengalami deflasi.

Selain inflasi tahunan, pada Januari 2026 Kabupaten Bojonegoro juga mengalami deflasi secara bulanan (month to month) sebesar 0,33 persen, serta deflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,33 persen. Kondisi ini mencerminkan adanya penurunan harga sejumlah komoditas dibandingkan bulan sebelumnya.

Yuliatin menjelaskan, sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi di antaranya tarif listrik, emas perhiasan, tomat, kelapa, daging ayam ras, dan kopi bubuk. Sementara itu, komoditas seperti bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kangkung, dan ikan nila justru menahan laju inflasi karena mengalami penurunan harga.

Data inflasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam memantau perkembangan perekonomian daerah, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pengendalian inflasi di Kabupaten Bojonegoro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.