KabarBaik.co – Inggris jelas sedikit diunggulkan ketimbang Swiss pada laga perempatfinal Piala Eropa di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman, Sabtu (6/7) pukul 23.00 WIB. Hanya saja di sepanjang turnamen kali ini, Inggris belum mampu memperlihatkan permainan yang mumpuni. Sebaliknya, Swiss sebagai tim kuda hitam nyatanya bermain baik.
Dari sisi komposisi pemain, Inggris memiliki segudang pemain kelas dunia yang seharusnya dapat membantu mengalahkan Swiss. Hanya saja, Inggris kerap kesulitan untuk menang meski diperkuat pemain-pemain bintang.
Alhasil, tim berjuluk The Three Lions itu berada dalam tekanan yang besar karena permainan buruk sejauh ini. Kondisi tersebut diprediksi akan dimanfaatkan Swiss. Maklum, La Nati -julukan Timnas Swiss- dalam motivasi tinggi.
Sukses menahan Jerman 1-1 di fase grup dan bahkan menyingkirkan Italia di babak 16 besar dengan skor 2-0 membuat kepercayaan diri skuad Swiss tinggi dan termotivasi untuk menyingkirkan Inggris.

Namun, pelatih Inggris Gareth Southgate sesumbar jika kepercayaan diri anak asuhnya lebih tinggi ketimbang Swiss. Menurutnya, dengan semakin lama Jude Bellingham dan kawan-kawan di Jerman, semakin meningkatkan kepercayaan diri pemain. Anak asuhnya juga diklaim tak menghiraukan penilaian publik terkait performa sejauh ini.
“Semakin lama para pemain berada di sini, semakin kuat keyakinan yang mereka miliki, semakin sedikit mereka terpengaruh oleh hal-hal di luar. Seperti yang saya katakan kepada para pemain pagi ini, itu (juara) mungkin masih sejuta mil jauhnya. Namun, mereka bersemangat untuk menghadapi tantangan,” kata Southgate dilansir laman resmi UEFA.
Inggris butuh tiga kemenangan lagi untuk kembali mengangkat trofi bergengsi pertama mereka sejak 1966. Southgate menilai Swiss tampil luar biasa sepanjang turnamen. Mereka memiliki para pemain yang bagus dan cara bermain yang menyebabkan masalah bagi tim-tim lain.
“Kami harus menemukan level (permainan) yang lain. Ya, kami selalu mempertimbangkan cara terbaik untuk melakukan pendekatan dalam sebuah pertandingan. Tujuan kami membuat lawan kesulitan sambil tetap mengwaspadai ancaman mereka, dan Swiss memiliki banyak hal itu saat ini,” terangnya.
“(Tentu) pemain ingin bermain sebaik mungkin. Tim terlihat berbeda saat latihan sekarang, jauh lebih cair. Setiap tim ingin tampil dengan penuh semangat. Dan kami telah menghadapi lawan-lawan yang menyulitkan kami dengan banyak ekspektasi terhadap tim (Inggris),” tandas juru taktik berusia 53 tahun itu.

Sementara itu, bek Swiss Fabian Lukas Schar mengaku tahu sejauh apa kualitas sepak bola Inggris. Karena itu, dia tidak akan meremehkan kekuatan Inggris tanpa peduli pencapaian mereka hingga ke perempatfinal Piala Eropa kali ini.
“Inggris telah melihat kami bermain dengan baik dalam beberapa pertandingan terakhir dan akan siap untuk itu. Saya telah tinggal di Inggris selama enam tahun dan saya menantikannya. Jadi, tidak tepat jika membandingkan kualitas sepak bola saat di klub dengan di timnas,” ucap pemain FC Basel itu.
“Mereka memiliki banyak kualitas dan selalu bisa menyakiti Anda. Makanya, saya pikir seluruh pemain Inggris harus kami hentikan, bukan hanya (Harry) Kane. Kami tahu betapa berbahaya dan sulitnya hal tersebut, namun kami bertahan dengan baik di turnamen ini, bertahan sebagai sebuah tim, dan semoga kami dapat terus melakukannya,” pungkas Schar.
Perkiraan Susunan Pemain:
Inggris:
1- Jordan Pickford; 2- Kyle Walker, 5- John Stones, 14- Ezri Ngoyo Konsa; 12- Kieran Trippier, 26- Kobbie Boateng Mainoo, 4- Declan Rice, 3- Luke Paul Hoare Shaw; 10- Jude Victor William Bellingham, 11- Philip Walter Foden; 9- Harry Edward Kane
Pelatih: Gareth Southgate
Swiss:
1- Yann Sommer; 22- Fabian Schar, 5- Manuel Obafemi Akanji, 13- Ricardo Rodriguez; 3- Silvan Dominic Widmer, 10- Granit Xhaka, 8- Remo Marco Freuler, 20- Michel Aebischer; 19- Dan Assane Ndoye, 7- Breel Embolo, 17- Ruben Estephan Vargas Martinez
Pelatih: Murat Yakin. (*)







