KabarBaik.co – Seorang anggota Polisi, Aiptu Hadi Purnomo berhasil membudidayakan buah anggur Eropa di kebun 100 meter persegi di Kelurahan Cangkring, Kecamatan Patrang.
Anggota Polri yang berdinas di Polsek Patrang jajaran Polres Jember itu memulai budidaya pada tahun 2022. Usahanya pun berbuah manis, kini Hadi telah dikenal masyarakat dan menghasilkan omzet Rp10 juta hingga Rp20 juta per tahun.
“Awal karena saya itu suka terhadap Eco Culture. Akhirnya berkembang dan alhamdulillah secara ekonomi bisa menghasilkan,” ujar Hadi, Sabtu (6/7).
Hadi mengaku, saat ini telah membudidayakan berbagai jenis anggur dari Eropa. Bahkan, bibitnya pun dibeli langsung dari Eropa, seperti Tansfiguration, Livia, dan Jupiter.
“Anggur ini berasal dari Eropa, tapi bisa ditanam di wilayah tropis seperti Indonesia,” tambahnya.
Untuk perawatan sendiri, Hadi mengaku cukup mudah, karena tidak memerlukan banyak media dan pemupukan dilakukan sejak pembibitan dan rutin disiram air.
“Panen itu dilakukan dua kali setahun, biasanya pada bulan Maret atau April dan September. Sekali panen bisa mendapatkan 8 kg anggur per pohon,” terangnya.
Bisnis yang berawal dari hobi ini, Hadi mengaku bisa menjual anggur dengan harga Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Omzet minimal 5 juta rupiah sekali panen dan maksimal 10 juta rupiah.
Selain anggur, Hadi juga membudidayakan apel, durian, belimbing jamu, juwet, dan mangga di kebunnya. Namun, anggur tetap menjadi yang paling menguntungkan.
“Kebun ini juga dihiasi berbagai tanaman hias untuk menjaga ekosistem serangga seperti kupu-kupu, lebah, dan kunang-kunang,” lanjut Hadi.
Hadi menambahkan, kebun yang diberi nama Nara Garden ini rutin digunakan untuk menyalurkan bakat kesenian penduduk sekitar, seperti tarian dan seni lainnya.
“Dengan mengawinkan Eco Culture dan budaya lokal, masyarakat juga memperoleh dampak ekonomis dari kebun ini,” tutupnya.(*)






