KabarBaik.co, Blitar – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar akan melaksanakan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah dengan menurunkan tim pengamat di dua lokasi berbeda pada Selasa, 17 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi hasil pengamatan hilal.
Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Blitar Mun’im Sufufi, mengatakan dua lokasi yang dipilih yakni Bukit Banjarsari dan rooftop RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Penentuan lokasi tersebut telah melalui kajian geografis dan survei lapangan.
“Bukit Banjarsari masih menjadi lokasi utama karena secara geografis cukup ideal untuk pengamatan hilal,” kata Mun’im, Selasa (10/2).
Selain itu, Kemenag juga menyiapkan lokasi alternatif di rooftop RSUD Ngudi Waluyo. Lokasi ini dipilih setelah dilakukan serangkaian survei guna memastikan kelayakan teknis pelaksanaan rukyatul hilal.
“Untuk RSUD Ngudi Waluyo, sebelumnya sudah kami lakukan tiga kali survei. Hasilnya dinilai memungkinkan untuk dijadikan titik pengamatan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan nanti, tim rukyatul hilal akan dibagi menjadi dua kelompok. Pembagian tersebut dilakukan agar pengamatan dapat berlangsung lebih efektif di masing-masing lokasi.
“Tim di RSUD nanti jumlahnya lebih kecil karena harus menyesuaikan dengan waktu persiapan, termasuk koordinasi dengan Pengadilan Agama dan perizinan dari Kanwil,” jelasnya.
Mun’im menambahkan, hasil pengamatan dari kedua lokasi akan dihimpun dan dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat penetapan awal Ramadan.
“Kami berharap hasil dari dua titik ini bisa saling melengkapi dan memperkuat laporan rukyatul hilal Kabupaten Blitar,” pungkasnya.(*)







