KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan wadah baru dalam meningkatkan mutu produk dan pemasaran pegiat IKM-UKM. Salah satunya melalui Pasuruan Creative Center (PCC).
Gedung bekas Sentral Bordil Bangil (Bang Kodir) itu disulap menjadi gedung pelatihan dan pemasaran secara online. Bahkan, Pemkab Pasuruan menyediakan studio khusus pemasaran di tempat itu. Program tersebut disampaikan Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony.
Taufikhul mengatakan, pembangunan ini sesuai dengan visi-misi Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dalam meningkatkan pelaku IKM-UKM, sehingga perlu wadah yang menaungi mereka. “Kita menyesuaikan apa program dan visi-misi Bupati dalam meningkatkan IKM-UKM, dengan mengubah gedung lama yang kurang aktif,” kata Ghony, Senin (23/2).
Menurut Ghony, sejumlah fasilitas penunjang telah diselesaikan untuk mendukung aktivitas pelaku industri kreatif dan UKM. Mulai dari studio foto dan konten kreator hingga ruang pelatihan. “Di tahap-tahap awal kami sudah menyiapkan empat ruang studio foto dan konten kreator yang bisa dimanfaatkan untuk pemasaran produk,” terangnya.
Ghony menegaskan bahwa pada tahun ini Pemkab Pasuruan kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp 330 juta untuk menyempurnakan kesiapan PCC. Khususnya difokuskan pada pekerjaan finishing dan penyempurnaan rehabilitasi gedung agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal.
“Kami mencoba memaksimalkan anggaran yang tersedia, tidak hanya untuk gedungnya, tetapi juga untuk mendukung ekosistem di sekitarnya, seperti sentra kuliner dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.
Dengan penyempurnaan yang dilakukan secara bertahap, lanjut Ghony, Diskoperindag optimistis PCC akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Pasuruan. “Kami berharap Pasuruan Creative Center benar-benar menjadi pusat kreativitas, inovasi, dan penggerak IKM-UKM agar bisa naik kelas,” tutupnya. (*)






