Inovasi Teknologi, TPS Luncurkan Sistem Deteksi Kerusakan Peti Kemas Otomatis

oleh -419 Dilihat
IMG 20250515 WA0005
Dengan ADDS, kerusakan terdeteksi otomatis, dan petugas hanya perlu melakukan konfirmasi. Hal ini mempercepat proses operasional.

KabarBaik.co – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi berbasis teknologi dengan meluncurkan Automatic Container Damage Detection System (ADDS). Sistem canggih ini dirancang untuk mendeteksi kerusakan peti kemas secara otomatis menggunakan algoritma Deep Neural Network (DNN). Teknologi ini mampu mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi operasional terminal.

Peluncuran ADDS bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 TPS pada akhir April lalu, yang berlangsung di Pelindo Place Office Tower, Lantai 13. Sebelum implementasi penuh, Tim IT dan Operasional TPS telah mensosialisasikan penggunaan sistem ini kepada seluruh petugas gate untuk memastikan pemahaman menyeluruh.

“Sebelum ADDS diterapkan, pemeriksaan kerusakan dilakukan dengan mengamati foto dari sistem Optical Character Recognition (OCR). Kini, dengan ADDS, kerusakan terdeteksi otomatis, dan petugas hanya perlu melakukan konfirmasi. Hal ini mempercepat proses operasional,” ujar Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS, Kamis (15/5).

Secara teknis, ADDS mengintegrasikan kamera Left-Right-Top dengan sistem OCR pada autogate. Dengan kemampuan self-learning, sistem ini dapat mengelola data historis maupun real-time. Selain itu, sistem akan memberikan notifikasi otomatis jika tingkat kerusakan melebihi ambang batas yang telah ditentukan.

“Kini, petugas cukup memantau layar komputer. Sistem akan memberikan notifikasi kerusakan yang terdeteksi berdasarkan data ADDS,” tambah Erika.

Proses bisnis ekspor peti kemas di TPS dimulai dari transaksi daring melalui platform Clique247. Setelah membuat dan mencetak Job Order atau Electronic Container Equipment Interchange Receipt (E-CEIR), truk pengangkut menuju Gate Ekspor. Pada tahap ini, sistem OCR secara otomatis menangkap data visual kontainer seperti nomor kontainer, kode ISO, dan Maximum Gross Weight (MGW).

Dalam proses ini, ADDS beroperasi untuk mendeteksi kerusakan secara real-time. Notifikasi kerusakan yang terdeteksi segera dikirimkan kepada Box Operator maupun Vessel Operator melalui sistem

Hadirnya ADDS tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat penyampaian informasi kepada pelanggan.

“ADDS membantu menyampaikan informasi kerusakan kepada pelanggan dengan lebih cepat dan akurat,” jelas Erika.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperkuat posisi TPS sebagai terminal peti kemas terdepan di Indonesia.

Dengan inovasi ini, TPS semakin menegaskan perannya sebagai pelopor digitalisasi di sektor logistik, menghadirkan solusi yang tidak hanya efisien tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelanggannya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.