KabarBaik.co – Insiden tidak menyenangkan mewarnai gelaran kompetisi sepak bola di Jember. Bus yang membawa tim Persida Sidoarjo dilaporkan menjadi sasaran pelemparan batu oleh oknum tidak bertanggung jawab di luar area stadion.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Yayasan Persid Jember Ardi Pujo Prabowo menyampaikan permohonan maaf yang mendalam.
“Kami atas nama yayasan, manajemen, dan panpel memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin,” ujar Ardi Selasa (20/1).
Ia menegaskan, bahwa peristiwa pelemparan tersebut terjadi di luar area stadion, namun pihaknya tetap merasa bertanggung jawab atas kenyamanan tim tamu.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak penyelenggara telah melakukan pertemuan darurat pada Senin (19/1) malam dan mengumpulkan seluruh manajemen tim yang berlaga , yakni Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Perseba Bangkalan. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pihak kepolisian yang difasilitasi langsung oleh Wakapolres setempat.
“Intinya kami akan memperbaiki itu. Kami akan membuat nyaman tim tamu yang akan bertanding di Jember Sport Garden ini,” tegasnya.
Untuk laga-laga selanjutnya, kepolisian berkomitmen memberikan pengawalan ketat bagi tim tamu, mulai dari penginapan hingga ke stadion, guna memastikan keamanan para pemain dan ofisial.
Meski sempat terjadi insiden, lanjut Ardi memastikan bahwa pertandingan akan tetap dilanjutkan di Stadion Jember Sport Garden sesuai jadwal. Rumor mengenai tim tamu yang akan mengundurkan diri atau pindah lokasi pun ditepis.
“Berdasarkan kesepakatan kemarin, teman-teman manajemen klub insyaallah akan tetap eksis dan bermain di sini,” tambahnya.
Pihak yayasan juga berencana menggelar rapat evaluasi internal hari ini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Ia menambahkan, pihak manajemen memberikan imbauan keras kepada para penonton dan suporter untuk mengubah pola perilaku di era sepak bola modern ini.
“Era sekarang adalah era suporter yang modern, era kerusuhan itu sudah tidak ada lagi. Ayo kita dukung tim kita dengan fanatisme dan nasionalisme yang tinggi, tanpa harus melakukan tindakan anarkis atau pelemparan yang tidak bermanfaat,” tutupnya.
Pihaknya berharap Jember tetap bisa menjadi tuan rumah yang baik, terlebih mereka menargetkan tim lokal Persid Jember untuk bisa lolos ke putaran nasional. (*)







