Intelijen AS Klaim China Kembangkan Senjata Nuklir Generasi Baru

oleh -48 Dilihat
Ilustrasi uji coba peluncuran hulu ledak nuklir (ANTARA/Anadolu/py/am)

KabarBaik.co, AS – Badan intelijen AS meyakini bahwa China tengah mengembangkan generasi baru senjata nuklir, menurut laporan stasiun televisi CNN pada Sabtu, mengutip beberapa sumber yang mengetahui penilaian intelijen tersebut.

Badan intelijen AS mengklaim bahwa China melakukan uji coba nuklir eksplosif pada Juni 2020, sebuah langkah yang menurut AS mencerminkan ambisi China untuk mengubah kemampuan nuklirnya menjadi yang paling maju di dunia secara teknologi.

Pengembangan tersebut dilaporkan mencakup pengembangan rudal yang mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir mini.

China juga diduga sedang mengembangkan senjata nuklir taktis berdaya ledak rendah, yang sebelumnya belum pernah dimiliki negara tersebut.

Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington, DC, Liu Pengyu, mengatakan kepada stasiun televisi tersebut bahwa AS “telah memutarbalikkan dan menjelekkan kebijakan nuklir China.”

“Ini adalah manipulasi politik yang ditujukan untuk mengejar hegemoni nuklir dan menghindari tanggung jawab perlucutan senjata nuklir sendiri… China dengan tegas menentang narasi semacam itu,” kata Liu.

“Tuduhan AS tentang China melakukan uji coba nuklir sama sekali tidak berdasar. China menentang setiap upaya Amerika Serikat untuk mengarang alasan untuk melanjutkan uji coba nuklirnya sendiri,” imbuh Liu.

Para pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump bertekad untuk memasukkan China dalam kesepakatan senjata nuklir. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.