Kabarbaik.co, Nganjuk– Aksi warga Dusun Miren menyulap jalan rusak parah menjadi kebun pisang berhasil. Hal itu terbukti sehari pasca ditinjau Bupati Marhaen Djumadi, tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung turun ke lapangan untuk pengukuran detail pada Kamis (5/2)
“Data hasil pengukuran detail ini akan digunakan untuk menentukan jenis pekerjaan dan perencanaan anggaran agar hasilnya maksimal dan tahan lama,” ungkap Plt Kadis PUPR Pemda Nganjuk Onny Supriyono, Sabtu (7/2)
Tim PUPR, sambung Onny mengidentifikasi tiga ruas jalan utama yang menjadi prioritas perbaikan, diantarnya Dusun Miren Desa Sidoharjo sepanjang 345 meter, lebar 3 meter.
“Ini titik tepat dimana pohon pisang ditanam, kondisi saat ini berlubang dan bergelombang,” jelasnya.
Lokasi kedua adalah jalan di depan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tembusan antara Dusun Miren dan Dusun Mukoh sepanjang 553 meter dengan lebar 3,5 meter.
“Kalau ini jalur penting untuk distribusi hasil pertanian warga,” paparnya
Lokasi ketiga adalah antara Dusun Sumberjo sampai dengan Dusun Mukoh dengan panjang 857 meter dan lebar 3 meter.
“Jalan ini merupakan akses penghubung antar permukiman dan akses ke fasilitas umum serta sekolah,” kata Onny.
Selain pengaspalan jalan, lanjut Onny, tim juga fokus pada perbaikan gorong-gorong dan saluran drainase yang tersumbat. Penyumbatan ini dinilai sebagai akar masalah genangan air yang mempercepat kerusakan konstruksi jalan.
“Perbaikan drainase juga diharapkan dapat memperlancar pengairan di area persawahan sekitar,” lanjut Onny.
Pemkab Nganjuk berharap dengan penanganan cepat ini, mobilitas warga dapat kembali lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih optimal.
Sinergi antara pemerintah yang responsif dan masyarakat yang aktif dalam menyampaikan aspirasi diharapkan menjadi contoh bagi penanganan infrastruktur di daerah lain di Nganjuk. (*)







