KabarBaik.co – Warga yang mengatasnamakan masyarakat peduli jalan rusak berinisiatif melakukan perbaikan jalan dengan bahan seadanya. Hal itu karena kondisi jalan yang berada di jalur Kencong-Tanggul rusak dan membahayakan pengendara yang melintas.
Berdasarkan informasi, jalan tersebut telah diperbaiki pada era kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto dalam program multiyears dan menelan anggaran kurang lebih Rp 19 miliar. Namun saat ini kondisinya sangat memprihatikan.
Ketua masyarakat peduli jalan raya rusak, Nency Lafiana mengatakan bahwa upaya ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar tidak menjadi korban jalan rusak.
“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban jalan rusak ini. Meskipun kami menggunakan bahan seadanya. Kami juga heran padahal ini baru dibetulkan pada masa bupati yang dahulu tapi sudah rusak lagi,” katanya, Selasa (29/4).
Ia juga menyampaikan, pihaknya bersama masyarakat lain melakukan ini agar pemerintah yang sekarang segera melakukan perbaikan dan ini menjadi atensi khusus, karena jalan raya Kencong-Tanggul ini akses perekonomian.
“Kami hanya melakukan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama peduli jika ada hal serupa terjadi, selain itu agar pemerintah yang sekarang ketika membangun tidak asal-asalan agar hal ini tidak terjadi lagi. Karena sudah banyak korban di sini akibat jalan rusak,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pengguna jalan bernama Tukiran, warga Kecamatan Semboro menyampaikan memang kondisi jalan yang tiap hari dilintasi kondisinya cukup memprihatinkan.
“Saya setiap hari lewat sini, memang bahaya rawan jatuh. Tapi saya juga terima kasih kepada warga sudah menambal meski pakai tanah,” katanya.
Masyarakat berharap kondisi ini segera direspons oleh pemerintah agar jalan bisa dilalui dengan nyaman dan aman. (*)






