Jalan Menyempit, Warga Sambat Macet Setiap Hari di Perlintasan KAI Cerme Gresik

oleh -118 Dilihat
Kondisi kemacetan di perlintasan KAI Cerme, Gresik saat pagi hari. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co, Gresik – Perlintasan Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Raya Cerme Lor, Kabupaten Gresik dikeluhkan pengguna jalan karena kerap menjadi titik kemacetan. Penumpukan kendaraan terjadi terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan hampir setiap hari mengular hingga ratusan meter. Kemacetan semakin parah ketika palang pintu perlintasan ditutup saat kereta api melintas.

Kondisi tersebut diperburuk dengan adanya penyempitan badan jalan di sekitar rel yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama penumpukan kendaraan dari dua arah.

Putra, 35, warga Benjeng yang setiap hari melintas di jalur tersebut, mengaku kerap terjebak macet saat berangkat dan pulang kerja.

“Kalau pagi sekitar jam enam sampai delapan itu pasti padat. Kalau sore begini, paling parah jam 4 sampai sekitar maghrib. Begitu palang pintu tertutup, kendaraan langsung menumpuk panjang. Apalagi jalannya menyempit pas di rel kereta api,” kata Putra, Rabu (11/2).

Menurutnya, kemacetan bisa berlangsung cukup lama, terlebih saat truk-truk besar melintas di jam padat. Situasi semakin sulit ketika lebih dari satu kereta melintas dalam waktu berdekatan.

“Ditambah lagi saat ada lebih dari satu kereta melintas dalam waktu berdekatan. Kadang sudah buka, belum lama tutup lagi karena ada kereta susulan. Itu yang bikin antrean makin panjang,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Ismanto, warga Cerme. Ia menilai kondisi perlintasan saat ini sudah tidak sebanding dengan volume kendaraan yang terus meningkat, terutama kendaraan pekerja dan truk industri.

“Sekarang kendaraan makin banyak, apalagi jam berangkat dan pulang kerja. Jalan di sekitar rel itu terasa sempit, jadi arus dari dua arah saling berebut. Apalagi truk-truk berukuran besar, jadi makin bikin macet,” kata Ismanto.

Ia berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait, seperti pelebaran jalan atau pembangunan flyover untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Warga berharap evaluasi segera dilakukan agar perlintasan KAI Cerme tidak terus menjadi titik kemacetan kronis yang merugikan pengguna jalan.

“Semoga ada solusi, biar pergi atau pulang kerja gak kena macet. Sudah bertahun-tahun saya selalu kena macet di sini. Mungkin warga lainnya juga,” pungkas Ismanto.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.