Janice Tjen Bersinar di Dubai, Aldila Sutjiadi Kembali Tersandung di Babak Awal

oleh -118 Dilihat
Petenis Indonesia Tjen Janice mengembalikan bola ke arah petenis Thailand L Tararudee pada final tenis beregu putri SEA Games 2025 di National Tennis Development Center, Pak Kret, Nothanburi, Bangkok, Thailand, Sabtu (13/12/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom.

KabarBaik.co, Jakarta,- Peruntungan dua petenis putri Indonesia berbeda tajam di panggung elite ganda putri WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships. Janice Tjen sukses melaju ke babak kedua lewat pertarungan dramatis super tie-break, sementara Aldila Sutjiadi harus kembali angkat koper lebih cepat.

Janice yang berduet dengan Marie Bouzkova menunjukkan ketangguhan mental saat menumbangkan pasangan Jiang Xinyu/Ulrikke Eikeri dengan skor 6-2, 4-6, 10-5. Setelah dominan di set pertama, Janice/Bouzkova sempat goyah ketika lawan bangkit di set kedua, sebelum akhirnya kembali fokus di super tie-break untuk mengunci kemenangan dalam satu jam 22 menit.

Statistik memperlihatkan dominasi mereka pada set pembuka, termasuk raihan 85,6 persen poin servis pertama dan dua konversi break point. Meski ditekan permainan agresif lawan pada set kedua, kontrol pengembalian bola menjadi kunci kemenangan pasangan Indonesia/Ceko tersebut di set penentuan.

Tantangan lebih berat sudah menanti. Di babak kedua, Janice/Bouzkova akan berhadapan dengan unggulan kelima Gabriela Dabrowski/Luisa Stefani, yang sebelumnya menyingkirkan duet Australia Kimberly Birrell/Maya Joint dua set langsung 6-3, 6-4.

Sementara itu, Aldila yang berpasangan dengan Irina Khromacheva belum mampu mematahkan tren negatif. Mereka takluk dari Alexandra Panova/Diana Shnaider dengan skor 5-7, 2-6. Lawan tampil lebih efektif lewat tiga ace, pengembalian bola yang solid, serta lima konversi dari 12 peluang break point.

Kekalahan ini menambah catatan kurang manis Aldila setelah pekan lalu juga terhenti di babak pertama Qatar TotalEnergies Open, lagi-lagi oleh Dabrowski/Stefani.

Diketahui, Janice Tjen merupakan oetenis muda Indonesia ini dikenal sebagai rising star di sektor ganda. Janice mulai mencuri perhatian lewat torehan gelar-gelar ITF serta konsistensinya di turnamen internasional. Kecepatan kaki, refleks di depan net, dan ketenangan dalam momen krusial menjadi kekuatan utamanya, yang kini mulai teruji di level WTA 1000.

Sementara itu, Aldila Sutjiadi Berbeda dengan Janice, Aldila merupakan spesialis ganda yang sudah lama menjadi andalan Indonesia di tur profesional. Ia pernah menembus peringkat 30 besar dunia ganda WTA dan mengoleksi sejumlah gelar WTA serta ITF. Pengalaman panjang dan permainan agresif di net membuatnya kerap menjadi tumpuan, meski musim ini masih mencari konsistensi terbaiknya

Hasil kontras di Dubai menegaskan satu harapan tersisa bagi Merah Putih: langkah Janice yang kini berpeluang mencetak kejutan di turnamen level 1000 tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.