KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026, Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan Siti Mariyam menggelar reses guna menjaring aspirasi warga di RW 01 Kedurus, Karangpilang.
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga, kelompok PKK, serta kelompok pengajian ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan langsung kepada wakil rakyatnya.
Prioritas Perbaikan Infrastruktur dan Pendidikan
Dalam pertemuan tersebut, Siti Mariyam mencatat sejumlah persoalan krusial. Warga mengeluhkan kondisi Balai RW dan bangunan PAUD yang tak kunjung direnovasi meski telah berkali-kali diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel).
“Warga menyampaikan bahwa bangunan Balai RW dan PAUD hanya disurvei berkali-kali tanpa realisasi. Ini menjadi atensi serius. Saya meminta Pak Lurah untuk mendampingi aspirasi ini agar masuk dalam skala prioritas,” tegas Siti Mariyam.
Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan bantuan seragam pengajian serta penanganan kendala di sektor pendidikan agar intervensi pemerintah daerah lebih konkret dirasakan masyarakat.
Edukasi Data Kemiskinan dan BPJS PBI
Persoalan sosial juga mendominasi jalannya reses, terutama terkait BPJS PBI yang terblokir dan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran akibat warga belum tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Politisi senior PDI Perjuangan ini mengungkapkan bahwa per Februari 2026, masih terdapat sekitar 181.867 Kartu Keluarga (KK) atau 506.678 jiwa di Surabaya yang statusnya “tidak ditemukan” oleh petugas surveyor di lapangan.
“Kami mengimbau warga yang merasa belum didatangi petugas sejak pendataan Oktober 2025 lalu untuk proaktif. Segera lakukan konfirmasi keberadaan secara mandiri melalui laman resmi surabaya.go.id sebelum 31 Maret 2026,” jelasnya.
Langkah ini menurutnya sangat penting agar warga mendapatkan hak intervensi sosial dan kesehatan dari pemerintah secara akurat dan tepat sasaran.
Pesan Kebersihan Lingkungan
Menutup rangkaian reses, Siti Mariyam mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi penyakit Demam Berdarah (DB) di tengah musim penghujan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Reses ini adalah jembatan. Sebagai wakil rakyat, saya wajib hadir untuk mengawal setiap jengkal kepentingan warga Kedurus agar tuntas di tingkat Pemerintah Kota,” pungkasnya. (*)






