KabarBaik.co – H. Muhammad Abduh Bin Kosim, seorang putra kelahiran Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada tanggal 18 September 1938, adalah sosok yang namanya kini diabadikan melalui Masjid Al Abduh di Palembang.
Tanjung Sakti, yang terletak di kaki Gunung Dempo dan berjarak 350 kilometer dari Palembang menjadi saksi bisu masa kecil lelaki yang dikenal dengan sapaan akrab Beduh.
Beduh belia merupakan putra kedua dari lima bersaudara, buah hati dari pasangan Kiagus Kosim Thaib, seorang aktivis Muhammadiyah, pendakwah, dan pejuang veteran, dan Ibu Muridja, seorang aktivis Aisyah.
Orang tua beliau menanamkan pentingnya pendidikan tinggi. Demi memenuhi harapan tersebut, Abduh dan saudaranya harus meninggalkan Tanjung Sakti dan pindah ke Pagar Alam untuk bersekolah di SMP, karena saat itu belum ada SMP di kampung halaman mereka. Setelah lulus SMP, mereka kembali berpindah ke Palembang untuk melanjutkan pendidikan SMA dan perguruan tinggi. Abduh memilih Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya sebagai tempat menimba ilmu.
Semasa kuliah, Beduh Muda aktif dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya di organisasi kepemudaan Islam Muhammadiyah. Kecintaannya pada masjid terlihat dari keterlibatannya sebagai pengurus beberapa mushola, termasuk takmir Masjid Al Falah kampus POM9. Beliau bahkan beberapa kali menginisiasi pembangunan mushola dan masjid di lingkungannya. Pada awal menetap di Palembang, Abduh tinggal di rumah saudaranya.
Perjalanan karirnya dimulai sebagai PNS di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Untuk mencukupi kebutuhan kuliah dan keluarga, beliau juga berdagang dan bekerja di bioskop pada malam hari. Sejak muda, beliau dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab, tidak hanya pada saudara kandung, tetapi juga pada seluruh keluarga besarnya. Pada tahun 1967, beliau menikah dengan Hajjah Siti Muslaini, seorang perawat di Rumah Sakit Charitas yang kemudian menjadi PNS di Puskesmas Jalan Merdeka hingga pensiun.
Dari pernikahan tersebut, lahirlah lima orang putra dan putri: Dra. Hajjah Novi Rahmi, MM., Irjen Pol. H. Mohammad Iqbal, S.IK., M.H., Almarhum Imam Al Farabi, H. Muhammad Haikal, S.E., M.M., dan H. Aga Khan, S.H., M.H. Abduh mendidik anak-anaknya untuk mandiri dan pantang menyerah, melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk renovasi rumah.
Dengan pondasi iman dan agama yang kuat, Abduh menjadi teladan bagi anak-anaknya. Shalat berjamaah Maghrib menjadi rutinitas, di mana ia mengajarkan anak laki-lakinya menjadi imam secara bergantian. Pembangunan karakter dan akhlak menjadi prioritas utama baginya. Pada tahun 1990, beliau membeli sebidang tanah di Kecamatan Sematang Borang, Palembang, sebagai awal usaha penggilingan padi. Sebelum wafat, beliau berpesan agar di atas tanah tersebut dibangun sebuah masjid. Di masa pensiunnya, beliau aktif berdakwah dan menjadi pengurus di beberapa masjid, antara lain Masjid Al Falah Kampus Palembang, Masjid Nurul Khair Pasar Cinde, Masjid Darul Falah Lemabang, Masjid Jihad kilometer 15 Alang-alang Lebar, dan Masjid Pasar Lama Tanjung Sakti.

Wasiat inilah yang menginspirasi istri dan anak-anaknya untuk mewujudkan Masjid Al Abduh, yang berarti hamba Allah atau tokoh muslim. Pembangunan masjid dimulai pada Juni 2022 atas inisiatif Hajjah Siti Muslaini, yang memilih konsultan perencana dan kontraktor, serta mengawasi langsung seluruh proses pembangunan. Peletakan batu pertama dilaksanakan pada tahun 2023 oleh Hajjah Siti Muslaini bersama keluarga besar. Pada April 2024, bertepatan dengan bulan Ramadhan, keluarga mengadakan buka puasa bersama masyarakat sekitar masjid.
Kini, Masjid Al Abduh berdiri kokoh dengan satu kubah besar dan lima kubah kecil, melambangkan lima anak yang selalu melindungi dan menyayangi orang tua mereka. Masjid ini dibangun sebagai penghormatan, wujud cinta, dan doa yang tak pernah putus dari istri, anak, menantu, dan cucu sebagai amal jariyah untuk almarhum Muhammad Abduh. Semoga masjid ini senantiasa dipenuhi rahmat dan hidayah, memberikan ketenangan bagi setiap jiwa yang beribadah, serta menjadi sumber berkah yang tak terhingga.(*)







