Jelang Lebaran, Banjir Mengepung Kawasan Aglomerasi Surabaya Raya

oleh -966 Dilihat
Banjir merendam wilayah Pasar Gresik pada Jumat (5/4) malam.

KabarBaik.co- Hujan deras pada Jumat (5/4) malam membuat sejumlah titik di Surabaya Raya tergenang. Baik di Kota Surabaya, Gresik, maupun Sidoarjo. Ketinggian air bervariasi. Mulai dari 10 sentimeter hingga lebih dari 50 meter. Hari ini (6/5), berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kawasan aglomerasi Surabaya diperkirakan terjadi hujan.

Di Surabaya, beberapa lokasi yang tergenang air antara lain di kawasan Tenggilis dan di wilayah Dukuh Kupang. Jumat (5/4), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun turun untuk mengecek kondisi drainase di sejumlah titik banjir terparah. Salah satu di antaranya di Dukuh Kupang.

Dalam kesempatan itu, Eri pun meminta maaf kepada warga. Dia mengatakan, saat ini sedang berjalan proyek pemasangan box culvert di beberapa lokasi. Namun, ternyata hujannya datang hingga berdampak banjir. ’’Saya mohon maaf karena proyek berjalan belum selesai, hujannya datang,” katanya saat inspeksi ke Dukuh Kupang seperti dilansir di laman IG Suara Surabaya Media.

Mulai Sumuk, Ini Prakiraan Awal dan Puncak Musim Kemarau di Jatim

Di Kabupaten Sidoarjo, banjir juga merendam sejumlah kawasan. Sebut saja di sejumlah desa di Kecamatan Sedati seperti Desa Semampir dan Desa Pabean. Ratusan warga desa setempat tergenang dengan ketinggian air hingga mencapai 50 sentimeter. Berdasarkan laporan warganet, beberapa waraga pun terpaksa mengungsi ke balai desa.

Sementara itu, hujan geras juga mengguyur Gresik kota dan sekitarnya. Dampak hujan deras itu membuat kawasan Pasar Gresik di Jalan H Samanhudi tergenang. Ketinggian air lumayan tinggi. Aliran air juga cukup deras.

Selama ini, lokasi tersebut selalu menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Warga pun berharap ada perhatians serius dari pemkab. ‘’Bertahun-tahun banjir di sini tidak juga ada terpecahkan,’’ gumam beberapa warga.

Warga sekitar Gresik berharap hari ini tidak terjadi hujan. Sebab, mulai hari ini (6/4) akan ada tradisi pasar bandeng. Tradisi yang digelar setiap menjelang akhir Ramadan. Adapun lelang atau kontes bandeng kawak akan dilaksanakan pada Senin (8/4) malam di Jalan Basuki Rahmad. ‘’Semoga saja tidak hujan,’’ harapnya.S

Sementara itu, kemarin Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Gatot Soebroto mendatangi beberapa lokasi banjir di kawasan Desa Waru dan Pepelegi, Sidoarjo. Sebelumnya, kawasan itu sempat terjadi genangan hingga meluap ke rumah-rumah warga.

’’Dari laporan BMKG, saat ini memang masih musim pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Dalam beberapa hari ke depan, memang masih ada potensi cuaca ekstrem dengan hujan cukup deras,” ujarnya dilansir dari laman BPBD Jarim.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan. Khusus bagi pemudik Lebaran, Gatot juga meminta agar mewaspadai jalur-jalur yang berpotensi banjir dan tanah longsor di beberapa titik. Di antaranya, di daerah Blega (Bangkalan), sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Keraton (Pasuruan), Mojo (Mojokerto), dan beberapa wilayah di Kabupaten Malang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.