Jelang Nataru, ASDP Siapkan Pengaturan Mobilitas Kendaraan di Jalur Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali

oleh -214 Dilihat
asdp scaled
Aktivitas penyeberangan di Selat Bali.

KabarBaik.co – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan operasional untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di jalur penyeberangan utama Sumatera–Jawa–Bali. Pengaturan dilakukan mengikuti kebijakan pemerintah terkait pembatasan angkutan barang dan pengaturan arus kendaraan di sejumlah pelabuhan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa pergerakan masyarakat diprediksi meningkat signifikan, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk. “Sejumlah pelabuhan pendukung disiapkan untuk memecah kepadatan,” kata dia.

Pengaturan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Angkutan Nataru 2025/2026. Berdasarkan SKB itu, mulai 19 Desember 2025 pukul 15.00 hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00, Pelabuhan Merak hanya melayani pejalan kaki, sepeda, mobil penumpang, dan bus. Kendaraan barang golongan tertentu dialihkan menuju Pelabuhan Ciwandan, Bojonegara, serta sejumlah pelabuhan alternatif.

Kebijakan serupa diterapkan di Pelabuhan Bakauheni, dengan pengalihan kendaraan golongan berat menuju BBJ Muara Pilu serta pemanfaatan Pelabuhan Panjang apabila terjadi antrean. Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, kendaraan barang golongan VII hingga IX dialihkan melalui jalur lain seperti Tanjung Wangi–Gilimas atau Jangkar–Lembar.

Untuk mengantisipasi kemacetan sebelum masuk pelabuhan, pemerintah menerapkan delaying system dan pemeriksaan tiket di beberapa titik istirahat, terminal, serta buffer zone. Titik pengaturan antara lain berada di jalan tol, rest area, hingga terminal penumpang di wilayah Banten, Lampung, dan Bali.

Selain pembatasan kendaraan, penerapan radius pembelian tiket diberlakukan guna mencegah praktik percaloan di area pelabuhan. Melalui teknologi geofencing, pembelian tiket dibatasi pada radius tertentu sehingga transaksi yang dilakukan oleh pihak tidak berwenang akan otomatis diblokir.

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, menegaskan kesiapan personel, armada, dan fasilitas yang disiagakan untuk periode puncak perjalanan akhir tahun. Ribuan personel ditempatkan di pelabuhan-pelabuhan utama dengan kapasitas tampung kendaraan yang telah disesuaikan.

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi Ferizy sejak jauh hari agar terhindar dari antrean. “Sistem akan mendeteksi lokasi pembelian. Jika pembelian dilakukan terlalu dekat pelabuhan oleh pihak yang tak berwenang, maka transaksi otomatis ditolak,” jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas kendaraan, penundaan keberangkatan kapal dapat diberlakukan apabila terdapat peringatan cuaca ekstrem dari BMKG. Keputusan penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Melalui koordinasi antara Kementerian Perhubungan, ASDP, Polri, Kementerian PUPR, dan pemangku kepentingan lainnya, pengelolaan arus penumpang dan kendaraan pada masa libur Nataru 2025/2026 diharapkan berjalan aman dan lancar.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.