Jelang Pelantikan, Sebanyak 15.000 Personel Polri Gelar Apel Operasi Mantap Brata

oleh -612 Dilihat
Mantap Brata
Kapolri JJenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek gladi bersih Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Minggu (13/10). Foto IST) .

KabarBaik.co- Persiapan pelantikan Presiden-Wapres RI terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tinggal sepekan lagi. Tepatnya, pada 20 Oktober. Kurang seminggu itupula Joko Widodo akan melepaskan jabatannya sebagai Presiden sejak 2014 silam.

Dilansir dari Antara, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan penambahan personel pengamanan mungkin terjadi bila euforia masyarakat meningkat menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Sampai Minggu (13/10) siang, lanjut Maruli, TNI belum menemukan adanya gelombang atau gerakan yang berpotensi menciptakan kondisi tidak kondusif terkait pelantikan Presiden dan Wapres tersebut. “Tetapi, tetap punya antisipasi yang profesional, saya kira nanti ada pekerjaan Paspampres juga, ring satu dan ring dua ada, ring tiganya juga ada,” katanya di Jakarta.

Maruli mengatakan, pengamanan pelantikan Presiden-Wapres akan dilakukan secara normal layaknya pelantikan seperti periode sebelumnya. Namun, jika nanti terjadi eskalasi dari gerakan yang mungkin berpotensi mengganggu proses pelantikan, maka penambahan personel akan dilakukan dari tiga matra, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

“Ya itu kan sudah biasa kami lakukan berulang-ulang dan saya juga terlibat langsung di balik pelantikan periode sebelumnya,” ujarnya.

Maruli juga mengaku belum memiliki informasi lebih lanjut terkait ada atau tidaknya rencana konvoi seusai pelantikan yang dilakukan Presiden dan Wapres. “Keduanya yang baru dilantik pastinya juga padat jadwalnya setelah pelantikan oleh MPR, sidang, terus ke Istana, masih menerima tamu, jadi saya belum tahu,” katanya. Soal jumlah personel TNI saat proses pengamanan pelantikan, Maruli juga belum bersedia mengungkapkan.

Sementara itu, sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek gladi bersih apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Gladi bersih gelar pasukan pada Minggu (13/10) diikuti sebanyak 15.000 personel.

“Ya, Pak Kapolri ngecek kesiapan Apel Pam (pengamanan) Pengambilan Sumpah Presiden dan Wakil Presiden,” kata Irjen Dedi Prasetyo, Asisten Kapolri Bidang SDM dalam keterangannya, Sabtu (12/10).

Gladi bersih apel gelar pasukan berlangsung di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Apel pun digelar di Mako Brimob Kelapa Dua itu pada Senin (14/10). “Pelibatan 15 ribu pasukan dan almatsus (alat material khusus),” ungkapnya.

Rencananya. Presiden Joko Widodo akan menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih tersebut. Pada kesempatan itu, Jokowi juga akan memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti pada tujuh satuan di Polri.

Ketujuh satuan itu adalah Korbrimob Polri, Korlantas Polri, Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Pusdokkes Polri dan Divisi Hubungan Internasional Polri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.