Jemaah Haji Jombang Mulai Kumpulkan Koper, Ini Jadwal Keberangkatannya

oleh -250 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 05 at 11.34.27 AM
CJH Jombang mengumpulkan koper jelang keberangkatan haji 2026 (istimewa)

KabarBaik.co. Jombang – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Jombang tahun 2026 hampir rampung. Salah satu tahapan yang kini berlangsung adalah pengumpulan koper jemaah di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Sejak pagi, kantor Kemenhaj Jombang sudah dipadati para calon jemaah yang datang mengantarkan koper. Mereka tampak antusias dan sigap memastikan barang bawaan tersusun rapi.

Menariknya, setiap koper diberi tanda khusus agar tidak tertukar. Penandanya pun beragam, mulai dari pita, kartu nama, foto pribadi, hingga benda unik seperti boneka dan bantal kecil berlogo klub sepak bola luar negeri.

Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj Jombang, Azifah Yusrinawati, mengatakan total jemaah haji asal Jombang tahun ini mencapai 1.266 orang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 60, 61, 62, dan 63.

“Untuk hari ini, koper dari kloter 60, 61, dan 62 sudah mulai dikumpulkan,” kata Azifah, Selasa (5/5)

Ia merinci kloter 60 berjumlah 154 jemaah, kloter 61 sebanyak 373 jemaah, dan kloter 62 sebanyak 375 jemaah. Sementara kloter 63 yang berjumlah 364 jemaah dijadwalkan menyerahkan koper pada hari ini Selasa (5/5).

Terkait jadwal keberangkatan, kloter 60 akan diberangkatkan lebih dulu pada Rabu (6/5). Para jemaah dijadwalkan masuk pendopo sekitar pukul 03.30 WIB sebelum berangkat ke asrama haji pukul 05.20 WIB.

“Sedangkan kloter 62 dan 63 akan diberangkatkan pada Kamis (7/5),” ujarnya.

Azifah juga mengingatkan jemaah terkait aturan barang bawaan. Koper besar dibatasi maksimal 32 kilogram, sementara barang cair hanya diperbolehkan maksimal 100 mililiter.

Ia juga mengimbau agar jemaah membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhan. Obat bisa disimpan di tas tenteng untuk keperluan selama di asrama haji, sementara stok lebih banyak dimasukkan ke koper utama.

“Kalau ada barang yang dilarang, nanti akan dikeluarkan saat pemeriksaan di asrama haji,” jelasnya.

Menurutnya, sosialisasi terkait aturan ini telah dilakukan sejak awal, sehingga diharapkan seluruh jemaah sudah memahami ketentuan yang berlaku.

Selain itu, setiap rombongan juga telah dibekali identitas khusus berupa pita dengan warna berbeda untuk memudahkan pengelompokan jemaah.

“Mulai dari rombongan 1 sampai rombongan 9 sudah ada penandanya,” tambahnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pihaknya berharap proses keberangkatan jemaah haji Jombang tahun ini dapat berjalan lancar.

Sementara itu, salah satu calon jemaah, Sugeng, warga Kecamatan Diwek, menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan jelang keberangkatan.

“Yang paling penting itu kesehatan. Alhamdulillah, sejauh ini kondisi kami dalam kelompok baik dan terus kami jaga,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh perlengkapan pribadi, termasuk penanda koper, telah disiapkan dengan baik agar memudahkan saat di Tanah Suci.

“Penanda koper sudah siap, jadi tidak tertukar. Ini penting karena jemaah jumlahnya banyak,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.