Jemaah Haji Jombang Sudah Jalani Umrah Wajib, Satu Orang Meninggal di Tanah Suci

oleh -260 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 12 at 12.06.24 PM
Kepala Kantor Kemenhaj Jombang Ilham Rohim (Istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Jemaah asal Jombang yang menunaikan haji hingga saat ini dilaporkan berjalan lancar. Jemaah yang tergabung dalam kloter 60 hingga 63 secara bertahap telah menuntaskan ibadah umrah wajib di Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim mengatakan mayoritas jemaah sudah menyelesaikan rangkaian ibadah tersebut. Meski begitu, masih ada beberapa jamaah perempuan yang menunda pelaksanaan umrah wajib karena sedang menstruasi.

“Alhamdulillah untuk jemaah haji Jombang, baik kloter 60, 61, 62, dan 63 sudah melaksanakan ibadah umrah wajib. Untuk kloter 60 seluruhnya sudah selesai melaksanakan umrah wajib,” ujar Ilham, Selasa (12/5).

Ilham menjelaskan di kloter 61 masih ada tiga jemaah yang belum menjalankan umrah wajib karena haid. Sementara di kloter 62 terdapat satu jemaah dan di kloter 63 ada dua jamaah yang juga masih menunggu kondisi memungkinkan untuk beribadah.

Di tengah kabar tersebut, satu jemaah haji asal Jombang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Jamaah tersebut bernama Suyono, warga Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, yang tergabung dalam kloter 62.

Menurut Ilham, berdasarkan riwayat kesehatan, almarhum tidak termasuk kategori jemaah risiko tinggi (risti). Namun saat perjalanan dari bandara menuju hotel di Arab Saudi, almarhum mendadak pingsan ketika hendak turun dari bus.

“Beliau langsung dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil penyampaian dokter, penyebab meninggal dunia karena serangan jantung,” jelasnya.

Selain itu, Ilham juga menyinggung adanya jemaah yang sempat dilaporkan mengalami demensia. Menurutnya, pihak keluarga sebelumnya sempat meminta penundaan keberangkatan.

Namun setelah diberikan pemahaman, jemaah tersebut tetap bersikeras ingin pulang ke Indonesia karena tidak ditempatkan satu kamar dengan istrinya.

“Karena memang sistem haji seperti itu. Sampai saat ini kami juga masih belum mendapatkan konfirmasi terkait keberadaannya,” katanya.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan jemaah haji asal Jombang yang menunda keberangkatan pada musim haji tahun ini.

Ilham berharap seluruh jemaah tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia mengimbau jemaah menjaga pola makan, cukup istirahat, dan tidak memaksakan aktivitas berat di luar hotel.

“Harapan kami kepada jemaah haji untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga pola makan, istirahat cukup, dan melakukan aktivitas sesuai kemampuan,” pungkasnya.

Sementara itu, kepulangan jemaah haji asal Jombang ke Indonesia diperkirakan berlangsung pada 17 hingga 18 Juni 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.