KabarBaik.co, Madinah– Efisiensi distribusi dokumen menjadi kabar baik bagi para jemaah haji tahun ini. Sebanyak 210 jemaah KBIHU Aswaja Semen Indonesia yang tergabung dalam Kloter 45 resmi mendarat di Bandara Madinah pada pukul 07.00 waktu setempat, Senin (4/5). Berbeda dari tahun sebelumnya, para jemaah kini terbang dengan perasaan tenang karena sudah mengantongi Kartu Nusuk sejak masih berada di Embarkasi tanah air.
Langkah progresif ini dinilai menjadi bagian dari kelancaran ibadah tahun ini, mengingat Kartu Nusuk merupakan dokumen krusial untuk akses ibadah selama di Arab Saudi.
Pembimbing KBIHU Aswaja Semen Indonesia, Ustad Suhafik, mengungkapkan, distribusi dini Nusuk ini menghapus beban yang biasanya dikhawatirkan jemaah. “Alhamdulillah sudah dibagi sejak di tanah air, sehingga tidak ada beban psikis jemaah. Kartu ini sangat krusial untuk keberlangsungan jemaah selama ibadah haji,” tegas Ustad Suhafik dalam keterangan yang diterima Redaksi.
Tak hanya distribusi fisik, pihak KBIHU juga melakukan percepatan literasi digital melalui aktivasi akun Nusuk secara serentak. Strategi ini melibatkan sinergi antar-generasi di dalam rombongan: Aktivasi Serentak: Dikordinir langsung oleh Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom).
Jemaah usia muda dikerahkan untuk mendampingi jemaah lain yang kurang familiar dengan teknologi. Selain itu, mereka memastikan akses masuk ke area ibadah di Madinah dan Makkah berjalan tanpa hambatan teknis.
Setiba di Madinah, jemaah anggota KBIHU Aswaja Semen Indonesia langsung diarahkan menuju dua penginapan utama di area Makam Baqi, yakni Taj Ward Hotel dan Rose Holiday.
Berdasarkan data profil jemaah tahun 2026, KBIHU Aswaja Semen Indonesia membawa rombongan dengan rincian terdiri atas 91 jemaah pria dan 119 jemaah perempuan. Dari total tersebut, terdapat 21 jemaah lansia dengan usia di atas 65 tahun.
Pihak pembimbing terus melakukan profiling ketat dan penguatan koordinasi internal guna memastikan seluruh jemaah, terutama kelompok lansia, tetap terjaga kondisinya hingga pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) nanti. (*)








