KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus kebut pengerjaan Jembatan Bailey yang berada di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi.
Usai material datang, pekerja sudah mulai merakit rangka jembatan. Pengerjaan proyek diproyeksikan rampung dalam waktu enam hari kedepan.
Dari pantauan di lapangan, belasan pekerja terlihat di sisi utara dan selatan jembatan yang ambruk beberapa waktu lalu itu. Demi keberlanjutan perekonomian desa, mereka berpanas-panasan merakit rangka jembatan.
Salah satu pekerja, Agus mengaku sudah mulai melakukan pekerjaannya sejak pukul 07.00 WIB pagi. Hingga Sabtu (3/8) siang kontruksi rangka jembatan sudah terangkai sepanjang 10 meter.
”Panjang jembatan ini 24 meter. Lebar lantai bordes sekitar 3,8 meter,” ungkap Agus saat ditemui di lokasi, Minggu (4/8).
Untuk perakitan awal, Jembatan bailey memang tidak pas pada titiknya. Rencananya nanti setelah selesai dirakit, posisinya akan digeser sedikit demi sedikit hingga pas pada posisi untuk penyeberangan.
Hal ini mengantisipasi agar kendaraan yang melintas nantinya tidak kesulitan. Apalagi saat berpapasan dengan kendaraan lain. Ditambah juga untuk mengurangi kesulitan kendala yang mengambil tikungan.
Warga Kedungpeluk menyaksikan para pekerja menyelesaikan tugasnya hingga sore hari. Mereka terlihat senang. Ada pula pekerja proyek yang merekam tahap demi tahap pemasangan jembatan tersebut.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono menegaskan pengerjaan perakitan jembatan ini ditargetkan akan selesai dalam waktu 6 hari.
Lebih lanjut Dwi Eko menjelaskan jika saat ini material jembatan yang sudah datang kurang lebih sebanyak 75 persen.
Masing-masing terdiri atas lantai jembatan dan gelagar (besi WF) yang sudah lengkap. Selain itu, panel-panel telah tiba 80 persen. Adapun material pembebanan masih dalam proses pengiriman menuju lokasi.
“Untuk pekerja pelaksana jembatan sudah berada di lokasi lengkap,” jelasnya.
Untuk kemampuan menahan beban, jembatan bailey yang dipasang ni memiliki bataan 20-30 ton dengan lebar jembatan 4 meter dan panjang 24 meter.
“Mampu menopang gantar kendaraan yang beratnya 20 sampai 30 ton, seperti truk, kendaraan keluarga, maupun roda dua,” tutupnya. (*)