Jembatan Bolong di Mojowarno Jombang Dibuka Darurat, Hanya Motor yang Boleh Melintas

oleh -60 Dilihat
Jembatan yang bolong mulai dibuka untuk roda dua (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Jembatan penghubung di Dusun Kempreng, Desa Latsari, Mojowarno, Jombang yang sebelumnya ditutup total akibat bolong atau abutmen ambrol, kini mulai bisa dilalui secara terbatas. Pemkab Jombang membuka akses darurat khusus untuk kendaraan roda dua.

Plt Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi mengatakan penanganan sementara telah rampung dilakukan. Perbaikan darurat itu menggunakan bambu sebagai penahan serta anyaman bambu (gedek) sebagai alas di sisi jembatan yang sebelumnya ambrol.

“Untuk sementara khusus roda dua. Pembangunan permanen masih menunggu ketersediaan anggaran,” ujar Bustomi, Sabtu (21/2).

Ia menegaskan kendaraan roda empat maupun kendaraan berat masih dilarang melintas karena kondisi konstruksi belum sepenuhnya aman. Akses darurat tersebut dibuat untuk membantu mobilitas warga sekitar yang sempat terhambat total.

Terkait aspek keamanan, terutama di tengah musim hujan dengan potensi debit air sungai meningkat, Bustomi memastikan penanganan darurat dilakukan sesuai prosedur kedaruratan infrastruktur.

Meski begitu, ia mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintas. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan, tidak berboncengan melebihi kapasitas, serta bergantian saat melintas agar beban tidak bertumpu dalam satu waktu.

“Karena ini sifatnya darurat, tentu pengendara harus ekstra hati-hati. Ikuti prosedur saat melewati jembatan darurat, jangan ngebut dan tetap antre,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan berkala, terutama saat terjadi hujan deras yang berpotensi meningkatkan arus sungai dan menggerus penahan sementara.

Sebelumnya, jembatan tersebut bolong setelah abutmennya rontok diterjang derasnya arus air. Akibatnya, akses antar desa dan antar kecamatan di wilayah itu sempat ditutup total karena dinilai membahayakan.

Kepala Desa Latsari, Muslikan, mengatakan kerusakan terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.

“Jebolnya tadi pagi saat debit air tinggi. Penahan jembatan tergerus arus, akhirnya bolong,” ujar Muslikan, Selasa (17/2).

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.