KabarBaik.co, Batu – Pemkot Batu mulai melakukan pemasangan pagar pengaman di Jembatan Kembar Cangar, Desa Sumber Brantas, Bumiaji. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur penghubung Kota Batu dengan Mojokerto.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan pemasangan pagar merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan sekaligus memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Benar, saat ini sedang dilakukan pemasangan pagar pengaman di Jembatan Cangar. Upaya itu merupakan langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut,” ujarnya, Rabu (24/6).
Menurut Heli, kondisi geografis kawasan Cangar yang berada di wilayah perbukitan dengan kontur jalan cukup ekstrem membuat keberadaan pagar pengaman menjadi kebutuhan penting. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Selain memperhatikan aspek keselamatan, Pemkot Batu juga mengupayakan proses pengerjaan berlangsung secara efektif agar tidak menghambat arus kendaraan. Jalur Cangar sendiri merupakan akses strategis yang menghubungkan Kota Batu dengan Kabupaten Mojokerto dan menjadi salah satu jalur favorit masyarakat maupun wisatawan.
“Kami berharap pemasangan pagar ini dapat meminimalkan risiko kecelakaan maupun kejadian yang membahayakan lainnya. Proses pengerjaan juga terus diupayakan berjalan cepat agar tidak mengganggu arus lalu lintas secara berkepanjangan,” ungkap dia.
Di sisi lain, Heli juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan mental di tengah berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, tekanan ekonomi, pekerjaan maupun persoalan pribadi tidak seharusnya dihadapi sendirian karena pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat siap memberikan dukungan.
Ia menyarankan masyarakat memanfaatkan ruang terbuka hijau dan suasana alam Kota Batu sebagai sarana melepas penat. Udara yang sejuk dan lingkungan yang asri diyakini dapat membantu menenangkan pikiran sebelum mengambil keputusan dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Kalau pikiran lagi penuh, coba rehat sejenak. Kota kita ini diberkahi alam yang luar biasa indah dan udara yang sejuk. Coba jalan-jalan sebentar, hirup udara segar di alun-alun atau sekadar menikmati pemandangan hijau di sekitar kita. Kadang, jawaban dari masalah itu datang saat pikiran kita sudah agak tenang,” ungkapnya.
Heli menambahkan Pemkot Batu terus menghadirkan berbagai program pendampingan bagi masyarakat melalui layanan kesehatan di puskesmas, pendampingan psikologis, penguatan UMKM, perbaikan distribusi pupuk subsidi, hingga keberlanjutan program pendidikan gratis sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Mumet itu tanda kita sedang berjuang, dan perjuangan itu terhormat. Tetap semangat, jaga kerukunan, dan jangan sungkan untuk saling membantu antarwarga. Pintu balai kota dan dinas-dinas terkait selalu terbuka untuk mendengar dan mencari solusi bersama warga,” pungkasnya. (*)






