Jember Pimpin Capaian UHC 2026 di Eks Karesidenan Besuki

oleh -7 Dilihat
IMG 20260128 WA0016
Penghargaan UHC 2026 di Jakarta. (Ist)

KabarBaik.co – Peta capaian Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 mengukuhkan Kabupaten Jember sebagai pemimpin layanan kesehatan di wilayah eks Karesidenan Besuki.

Dalam ajang penghargaan tingkat nasional tersebut, Jember sukses mengamankan Kategori Madya, sementara Kabupaten Bondowoso dan Situbondo menyusul di Kategori Pratama.

Gradasi capaian ini merefleksikan dinamika perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kawasan timur Jawa Timur, dengan Jember berperan sebagai motor penggerak utama.

Keberhasilan Jember menembus Kategori Madya merupakan buah dari konsistensi menjaga cakupan kepesertaan dan angka keaktifan peserta. Mengelola populasi sekitar 2,6 juta jiwa, Pemkab Jember dinilai sukses mengintegrasikan program UHC melalui sinergisitas lintas sektor, stabilitas anggaran dan pemutakhiran data kependudukan yang presisi serta peningkatan mutu layanan di RS rujukan maupun faskes tingkat pertama.

Posisi ini menjadikan Jember sebagai benchmark (tolok ukur) regional dalam pengelolaan jaminan kesehatan yang berkelanjutan di wilayah Besuki.

Di sisi lain, Kabupaten Bondowoso dan Situbondo yang berada di Kategori Pratama kini tengah memasuki fase penguatan fondasi. Meski telah memenuhi ambang batas cakupan minimal, kedua daerah ini masih memiliki ruang perbaikan pada aspek keaktifan peserta dan sinkronisasi data kependudukan secara real-time.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Jember M. Zamroni, menekankan bahwa perbedaan kategori ini adalah cerminan dari kesiapan tata kelola masing-masing daerah.

“Jember relatif lebih siap dari sisi cakupan dan keaktifan peserta sehingga memperoleh kategori Madya. Kami mengapresiasi Bondowoso dan Situbondo yang meraih kategori Pratama; ini adalah langkah awal yang solid,” ujar Zamroni, Rabu (28/1).

Zamroni menegaskan bahwa UHC Award bukan sekadar kompetisi antar-daerah, melainkan momentum penguatan sistem kesehatan regional yang saling terintegrasi.

“Ke depan, pendekatan regional sangat penting. Jember siap berbagi best practice (praktik baik). Keberhasilan UHC di eks Karesidenan Besuki tidak bisa dilihat secara parsial. Kita harus maju dan naik level bersama-sama,” tegasnya.

Capaian tahun 2026 ini membuktikan bahwa transformasi kesehatan di wilayah Besuki terus bergerak dinamis. Dengan Jember sebagai episentrumnya, kolaborasi lintas kabupaten diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran dan pemerataan layanan kesehatan primer di masa depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.