Jessie, Siswi Sekolah Rakyat yang Tampil di Istana Merdeka dan Dapat Tandatangan Seskab Teddy

oleh -136 Dilihat
IMG 20260817 WA0105 scaled
Jessie Nababan. (Foto: Kemensos)

KabarBaik.co, Jakarta – Mungkin tak pernah terbayangkan bagi Jessie Nababan (18) bisa menginjakan kaki ke Istana Merdeka, Jakarta. Siswa yang baru saja masuk ke Sekolah Rakyat DKI Jakarta ini terpilih menjadi salah satu siswa penampil paduan suara (Padus) pada upacara peringatan HUT ke-81 RI di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Perempuan yang akrab disapa Jessie ini merupakan satu dari 100 siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Indonesia yang mendapat kesempatan untuk hadir dan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka. Mereka tampil membawakan lagu berkolaborasi dengan Paduan Suara Nasional Gita Bahana Nusantara.

Di sela-sela menunggu acara dimulai, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menyempatkan diri untuk menyapa dan memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat. “Semangat ya adik-adik, senyum ya,” kata Seskab Teddy.

Para siswa tampak antusias, Jessie salah satunya yang beruntung mendapatkan pesan tertulis dan tanda tangan dari Seskab Teddy. Pesan tersebut berisi kalimat motivasi: ‘Untuk Jessie, terus belajar, bermimpi besar, sayangi orang tua.’

Jessie merasa senang bisa mendapatkan kesempatan berharga tersebut. Baginya, Sekolah Rakyat membuka kembali harapan dan mimpinya untuk meraih cita-cita, setelah 4 tahun terpaksa putus sekolah. “Kalau untuk perasaannya, pasti senang banget sih. Karena jujur, saya pernah putus sekolah selama 4 tahun. Dan saya kembali punya mimpi dan punya harapan, lewat Bapak Presiden Prabowo tentunya, lewat programnya Sekolah Rakyat,” kata Jessie.

Jessie berasal dari keluarga sederhana, bapaknya bekerja sebagai ojek online, sementara ibunya bekerja sebagai pengupas bawang. Dia bercerita sudah putus sekolah sejak Kelas 8 SMP karena keterbatasan ekonomi keluarga. “Ngupas bawang itu per 10 kilo itu dia 15 ribu. Tapi dipotong admin seribu jadi 14 ribu,” kata Jessie saat menceritakan penghasilan ibunya.

Jessie menceritakan bahwa selama 4 tahun putus sekolah, dia aktif pada kegiatan gereja. Sering kali dia harus menyembunyikan statusnya yang sudah lama putus sekolah karena tidak percaya diri dan takut dibully. Namun sekarang, Jessie bisa berbangga diri karena telah masuk Sekolah Rakyat dan bahkan berkesempatan tampil di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy.

“Saya mau ucapkan terima kasih banyak, karena lewat program Bapak Presiden, saya bisa kembali bermimpi dan bisa kembali bersekolah. Yang tadinya mungkin saya sudah hampir hopeless dan putus harapan di tengah jalan. Tapi program Sekolah Rakyat ini membawa saya kembali untuk bangkit dari keterpurukan,” pungkasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.