KabarBaik.co, Gresik – Belum genap sebulan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gresik mencatat puluhan kejadian kebakaran hanya dalam 17 hari pertama Agustus 2026.
Kepala DPKP Gresik Suyono mengatakan, hingga 17 Agustus 2026 tercatat sebanyak 55 kejadian kebakaran. Artinya, rata-rata lebih dari tiga kejadian amuk si jago merah terjadi setiap hari.
Terbaru, kebakaran menghanguskan kandang ayam di Dusun Pengampon, Desa Setro, Kecamatan Menganti, Senin (17/8) malam. Laporan kebakaran diterima petugas DPKP Gresik pada pukul 22.27 WIB.
Petugas Pos Damkar Menganti langsung diberangkatkan tiga menit setelah laporan diterima. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai dua yang digunakan sebagai kandang ayam.
“Api kemudian merembet dan membakar area kandang. Warga yang mengetahui kejadian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ungkap Suyono dalam keterangannya.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan situasi sebelum memadamkan api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 23.50 WIB. Setelah lokasi dinyatakan kondusif, petugas kembali ke Pos Damkar Menganti. Tidak ada laporan korban jiwa.
Suyono mengatakan, kebakaran di Desa Setro menambah panjang daftar kejadian kebakaran yang ditangani jajarannya sepanjang Agustus. Selain 55 kejadian kebakaran, DPKP Gresik juga mencatat 66 kejadian rescue atau penyelamatan sepanjang Agustus 2026 hingga 17 Agustus.
Tingginya angka kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran akibat masalah kelistrikan. Warga juga diimbau tidak membakar sampah sembarangan yang bisa memicu kebakaran lahan dan bangunan.(*)






