KabarBaik.co – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya transparansi dan keterbukaan informasi publik. Hal ini dilakukan guna memperkuat kepercayaan nasabah.
BTN menggelar pelatihan bertema Keterbukaan Informasi Publik: Kunci Wujudkan BTN Semakin Informatif dan Transparan yang diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Cabang BTN dari seluruh Indonesia.
Pada kesempatan itu Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu didampingi Direktur Human Capital and Compliance BTN Eko Waluyo memberikan cinderamata kepada Komisioner Komisi Informasi Pusat, Samrotun Najjah Ismail usai menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Keterbukaan Informasi Publik bertema Keterbukaan Informasi Publik: Kunci Wujudkan BTN Semakin Informatif dan Transparan di Jakarta.
Pelatihan yang diikuti Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Cabang BTN di seluruh Indonesia ini merupakan bagian dari upaya BTN dalam memperkuat komitmen terhadap transparansi serta mempertahankan predikat sebagai BUMN Informatif.
Pelatihan ini menghasilkan panduan strategis serta rencana tindak lanjut bagi seluruh Kantor Wilayah dan Kantor Cabang BTN di seluruh Indonesia untuk memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik, meningkatkan pemahaman regulasi, dan membangun budaya komunikasi yang terbuka, cepat, dan bertanggung jawab kepada publik.
Pelatihan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang BTN dalam mempertahankan predikat sebagai BUMN Informatif serta memperkuat implementasi keterbukaan informasi di semua lini.
Salah satu tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman seluruh pimpinan cabang dan wilayah terhadap regulasi mengenai keterbukaan informasi publik. Dengan memahami secara menyeluruh peraturan yang berlaku, setiap insan BTN dapat menjalankan tugasnya dengan lebih bertanggung jawab dan selaras dengan prinsip transparansi.
Dalam sesi pelatihan ini, BTN juga merancang panduan strategis dan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan secara nasional.
Dengan itu, setiap kantor wilayah dan kantor cabang akan memiliki kerangka kerja yang sama dalam menyampaikan informasi kepada publik.






