Kabar Baik! Kemensos Siap Seleksi 45 Ribu Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ini

oleh -72 Dilihat
WhatsApp Image 2025 10 11 at 8.28.48 PM
Mensos Gus Ipul saat mengunjungi Sekolah Rakyat di Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co- Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan penerimaan 45 ribu siswa baru Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027. Ini seiring rampungnya pembangunan gedung permanen di berbagai daerah. Termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Program ini menjadi salah satu upaya akses pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, seleksi siswa baru akan dimulai Februari 2026 untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, menyesuaikan kapasitas gedung permanen yang sedang dibangun. “Jumlahnya tergantung gedung permanen yang mulai dibangun tahun ini,” ujar Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf, di Jakarta, Jumat (9/1).

Kemensos berencana membangun 104 gedung Sekolah Rakyat permanen pada 2026, dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Setiap sekolah dirancang menampung sekitar 1.000 siswa, dengan daya tampung 300 siswa baru per tahun untuk tiap jenjang.

Dengan 100 sekolah yang siap beroperasi, Kemensos memperkirakan dapat menerima 30 ribu siswa baru, ditambah 15 ribu dari unit rintisan sebelumnya, sehingga total penerimaan siswa pada tahun ini mencapai 45 ribu orang. Tahun depan, kapasitas diproyeksikan meningkat menjadi 60 ribu siswa seiring bertambahnya jumlah sekolah.

Sekolah Rakyat menjadi bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto, menyasar anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1–4). Program ini bukan sekadar pendidikan, tetapi juga model pengentasan kemiskinan terpadu yang memadukan program unggulan pemerintah, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa Merah Putih, dan Program 3 Juta Rumah bagi keluarga siswa penerima manfaat.

Pada 2025, sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah dibangun dengan kapasitas 16 ribu siswa, didukung 2.400 guru dan 4.000 tenaga kependidikan. Saat ini, sekolah rintisan masih memanfaatkan fasilitas milik Kemensos, Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, serta pemerintah daerah, sambil menunggu selesainya gedung permanen yang lahannya disiapkan pemerintah daerah.

Menteri Sosial menegaskan, seluruh Sekolah Rakyat akan dilengkapi fasilitas modern, termasuk papan interaktif digital, laptop dengan akses internet, dan seragam khusus bagi siswa, guru, dan wali asrama, demi mendukung kualitas pendidikan setara sekolah swasta.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tapi juga bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui pendidikan,” tambah Gus Ipul. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.