Kabar Baik! Silampukau Luncurkan Album Baru Bertajuk Stambul Arkipelagia, Musik Lebih Rancak dan Jelajah Tema Lebih Semarak

oleh -515 Dilihat
Orkes Silampukau
Para punggawa Silampukau

KabarBaik.co – Kabar gembira bagi para penggemar musik folk pop tanah air, khususnya bagi penikmat karya-karya Silampukau. Duo asal Surabaya yang digawangi oleh Kharis Junandharu kembali hadir dengan album pendek terbaru mereka yang bertajuk Stambul Arkipelagia. Album ini menjanjikan pengalaman musik yang lebih rancak dengan sentuhan energi dari lagu-lagu daerah, serta lirik yang mendalam menyentuh berbagai tema mulai dari cinta, politik, hingga kehidupan sosial.

Kharis Junandharu, vokalis sekaligus penulis lagu Silampukau mengungkapkan bahwa album pendek ini merupakan bagian pertama dari proyek album yang lebih besar. “Album ini adalah bagian pertama dari album yang direncanakan akan memuat paling sedikit rendisi 12 lagu populer dari sebuah negara-bangsa bernama Arkipelagia,” ujarnya seperti dilansir laman resmi Silampukau.

Arkipelagia sendiri digambarkan sebagai sebuah negeri maritim penuh marabahaya yang terletak di sepanjang lingkar tropis. Lebih lanjut, Kharis menjelaskan bahwa Arkipelagia adalah perwujudan distopia terburuk dari peradaban manusia, sebuah negeri yang eksis di masa lalu dan masa depan yang jauh secara bersamaan, serta senantiasa berada di ambang kenyataan dan khayalan.

Pada bagian pertama Stambul Arkipelagia ini, para pendengar akan disuguhkan dengan narasi-narasi yang kuat dan emosional. Beberapa di antaranya adalah kisah sepasang pendosa yang mencemaskan nasib keturunan mereka, ratapan petani yang harus berjuang menghadapi paceklik sepanjang tahun, hingga lagu ninabobo atau dodoi yang justru mengantarkan bayi-bayi dan anak-anak penghuni Jurang Kemiskinan Arkipelagia ke dalam tidur yang gelisah. Lagu pengantar tidur ini bahkan digambarkan sebagai semacam pendidikan kewaspadaan sejak dini, mengingat sedikit kelengahan dapat berakibat fatal di negeri tersebut. Album ini ditutup dengan sebuah lagu yang konon selalu dinyanyikan setiap kali ada kerabat atau sanak-saudara yang terbunuh dan hilang secara misterius di Arkipelagia.

Silampukau berencana untuk menerbitkan bagian kedua dan ketiga dari Stambul Arkipelagia secara berkala hingga menjadi satu album penuh sebelum akhir tahun ini. Besar harapan mereka agar karya ini dapat dinikmati secara mendalam sebagai sebuah fiksi, sebagai pelarian singkat dari himpitan kenyataan, serta sebagai lantunan penghibur di kala situasi terasa sulit dan muskil. Para penggemar tentunya patut menantikan kelanjutan kisah dan alunan musik dari Stambul Arkipelagia.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.