Kader PDIP Sekaligus Bupati Malang Dipastikan Tetap Berangkat Retreat ke Magelang, Ini Alasannya

oleh -483 Dilihat
WhatsApp Image 2025 02 21 at 14.52.50
Bupati Malang, Sanusi di momen pelantikannya di Jakarta. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan seluruh kepala daerah dari partainya tidak mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, 21-28 Februari 2025. Sikap tersebut merupakan respons atas penangkapan Sekjend DPP PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.

Meski begitu, pihak Tim Sanusi-Latifah (Salaf) memastikan bahwa Bupati Malang, Sanusi, yang merupakan kader PDIP untuk tetap berangkat ke Magelang. Menurut Khusyaeri, juru bicara Tim Salaf, Ahmad Khusyaeri, instruksi Megawati terhadap ditangkapnya Hasto oleh KPK adalah sikap yang manusiawi.

“Hal itu menurut kami adalah suatu sikap yang normal, walau akan banyak masalah yang akan timbul, baik problem sederhana maupun yang paling pelik dan sulit. Kami menghormati hal itu,” tegas Khusyaeri saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Khusyaeri menjelaskan, pasangan Sanusi-Latifah memang diusung dan mendapat rekomendasi dari PDIP. Namun, bukan merupakan pasangan yang diusung hanya oleh satu parpol. “Disamping dapat rekom dari PDI Perjuangan, paslon ini juga ada PKB, Nasdem, dan Gerindra, serta parpol non parlemen lainnya, termasuk PSI,” kata dia.

Menurut Khusyaeri, pemberangkatan kepala daerah untuk retreat ke Akmil Magelang sudah direncanakan sebelumnya dan dipersiapkan sejak jauh hari. Termasuk jauh sebelum terbitnya surat instruksi dari DPP PDIP.

“Bupati Malang, Sanusi akan tetap berangkat ke Magelang. Keberangkatan beliau tidak bisa diartikan membangkang keinginan partai, tapi terlebih untuk menghormati pemerintah, terlebih Presiden Prabowo karena sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan seksama jauh sebelum terbitnya surat dari PDI Perjuangan,” tandas Khusyaeri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.