KabarBaik.co – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkumham Jatim, Heri Azhari, terus menggencarkan pengawasannya terhadap lapas di wilayah Jawa Timur. Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Sidoarjo, Selasa siang (10/9), Heri melanjutkan pengawasannya ke Lapas Surabaya di Porong. Kali ini, perhatian khusus diberikan pada pelayanan makanan bagi warga binaan.
“Pelayanan makanan dan minuman adalah pangkal dari seluruh pelayanan lain yang kami berikan kepada warga binaan,” ujar Heri saat memberikan keterangan di sela-sela kunjungannya.
Heri yang didampingi Kabid Pembinaan Arimin dan Kepala KPLP Wahyu Trah Utomo langsung menuju dapur Lapas Surabaya. Ia ingin memastikan dapur tersebut selalu dalam kondisi bersih dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan narapidana yang menghuni lapas tersebut.
Menurut Heri, dapur adalah pusat aktivitas penting di dalam lapas. Setiap harinya, makanan untuk ribuan warga binaan disiapkan di sana. Oleh karena itu, kualitas dapur menjadi sangat penting, tidak hanya untuk kesejahteraan para narapidana, tapi juga untuk menjaga efisiensi dan keamanan penyediaan makanan.
“Kami melihat kondisi dapur di Lapas Surabaya relatif bersih, namun ada beberapa aspek yang bisa ditingkatkan,” lanjut Heri.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas dapur merupakan hal lumrah yang harus dilakukan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat akan pelayanan yang lebih baik di lapas-lapas.
“Kami menargetkan dapur di Lapas Surabaya menjadi contoh bagi lapas-lapas lain di Jawa Timur. Salah satu targetnya adalah mendapatkan predikat dapur bersih, sehat, dan higienis,” jelas Heri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Heri meminta agar seluruh proses penyajian makanan di lapas berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Dari mulai proses memasak hingga penyajian, semuanya harus dipastikan memenuhi standar kebersihan dan kelayakan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memastikan semua warga binaan mendapatkan makanan yang layak dan sehat. “Jangan sampai ada warga binaan yang merasa terabaikan dalam hal ini,” pesannya.
Heri mengingatkan, kualitas makanan yang disajikan bisa mempengaruhi kondisi kesehatan para narapidana. Oleh karena itu, ia berharap agar pengelolaan dapur terus dipantau dan dievaluasi secara berkala.
Kunjungan ke Lapas Surabaya ini merupakan bagian dari agenda rutin Kadiv Pas untuk memastikan bahwa seluruh lapas di wilayah Jawa Timur terus memberikan pelayanan yang optimal.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan yang terbaik untuk para warga binaan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” pungkas Heri.(*)








