KAI Daop 9 Jember Siagakan Tim dan Peralatan di Jalur Rawan, Antisipasi Cuaca Ekstrem

oleh -419 Dilihat
Pemeriksaan kekencangan plat sambung oleh PPJ (ist)

KabarBaik.co – Menghadapi cuaca ekstrem, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan di sepanjang jalur rel operasional, terutama pada titik-titik rawan banjir dan longsor.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api di wilayah kerja Daop 9 yang meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi.

“Kami telah melakukan pemetaan titik-titik rawan bencana, seperti tebing labil, bantaran sungai, dan daerah lintasan dengan potensi genangan. Tim jalan rel dan jembatan (JJ) serta petugas pemeriksa lintas kami siagakan selama 24 jam,” ujar Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Kamis (3/7).

Menurutnya, ada beberapa titik yang menjadi fokus perhatian di antaranya berada di lintas Jember-Kalibaru-Banyuwangi yang memiliki kontur pegunungan dan tebing curam.

“Di lokasi-lokasi itulah KAI menyiagakan alat berat ringan, karung pasir, hingga alat komunikasi darurat,” katanya.

Selain itu, lanjut Cahyo, Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) juga ditambah dan dijadwalkan lebih intensif saat malam hingga dini hari.

“Selain itu KAI juga menjalin koordinasi aktif dengan BMKG untuk memantau cuaca serta penanganan darurat jika diperlukan,” ungkapnya.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama kami. Karena itu, setiap potensi gangguan jalur akibat cuaca buruk harus ditangani sedini mungkin. Jangan sampai kereta tertahan atau bahkan tergelincir akibat jalur tidak aman,” tambah Cahyo.

Dalam semester pertama tahun 2025 ini, Daop 9 Jember mencatat nihil gangguan besar akibat bencana alam.

”Namun kami tetap menyiagakan SOP tanggap darurat yang mencakup penghentian perjalanan sementara bila ditemukan kondisi lintas tidak aman,” katanya.

PT KAI juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di dekat jalur rel, terutama saat hujan deras yang berisiko menyebabkan longsor atau pergeseran tanah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.