KAI Izinkan Ojol Jemput Penumpang di Stasiun Blitar

oleh -241 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 31 at 14.52.01
Stasiun Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan uji coba integrasi layanan ojek online (ojol) di kawasan Stasiun Blitar. Kebijakan ini diterapkan di tengah tingginya mobilitas penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, uji coba tersebut bertujuan meningkatkan kemudahan akses transportasi lanjutan bagi pengguna jasa kereta api. Dalam skema uji coba, ojol diperbolehkan melakukan penjemputan dan pengantaran penumpang di titik tertentu di dalam area stasiun.

“Stasiun Blitar kini tidak lagi menjadi zona terbatas bagi transportasi daring. Kami membuka akses ojol untuk memberikan kepastian layanan dan kemudahan mobilitas bagi pelanggan,” ujar Tohari, Rabu (31/12).

Uji coba integrasi ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Blitar terkait optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan publik, termasuk sektor transportasi. KAI Daop 7 Madiun menegaskan pelaksanaan integrasi tetap mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, serta kelancaran arus penumpang di stasiun.

Selama masa angkutan Nataru, volume penumpang di Stasiun Blitar tercatat meningkat signifikan. Berdasarkan data sementara periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang naik mencapai 13.298 orang, sementara penumpang turun sebanyak 14.743 orang.

Puncak arus terjadi pada 28 Desember 2025 dengan lebih dari seribu penumpang naik dan turun dalam satu hari. Untuk layanan KA lokal Dhoho/Penataran, jumlah penumpang pada hari biasa berkisar 1.500 hingga 1.700 orang per hari, dan meningkat menjadi 1.700 hingga 2.000 orang pada akhir pekan. Saat puncak Nataru, angka penumpang KA lokal bahkan mencapai 2.400 orang per hari.

Menurut Tohari, tingginya volume penumpang tersebut menuntut sistem transportasi lanjutan yang lebih tertata dan mudah diakses. Kehadiran ojol di dalam stasiun diharapkan dapat mengurangi kepadatan di area luar stasiun serta mempercepat pergerakan penumpang.

“Kami akan terus melakukan evaluasi selama masa uji coba ini. Jika berjalan tertib dan aman, integrasi transportasi ini bisa menjadi salah satu pola layanan yang dikembangkan ke depan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.