Kalender Wisata Kota Batu 2026 Dipangkas, Tersisa 30 Event yang Dipertahankan

oleh -240 Dilihat
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memangkas jumlah agenda wisata secara signifikan pada 2026. Jika tahun sebelumnya terdapat lebih dari 60 event, tahun depan hanya 30 kegiatan yang masuk dalam Kalender Event 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai konsekuensi dari efisiensi anggaran akibat turunnya dukungan dana dari pemerintah pusat dan provinsi. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menegaskan langkah penyederhanaan tersebut tidak dapat dihindari.

“Anggaran yang tersedia semakin terbatas. Transfer ke daerah dari pemerintah pusat dan provinsi mengalami penurunan, sehingga kami harus melakukan seleksi ketat terhadap setiap event,” ujar Onny di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Senin (8/12).

Menurut Onny, tren penurunan jumlah event telah berlangsung sejak dua tahun terakhir. Pada 2024, terdapat 71 agenda wisata. Angka itu turun menjadi 66 event pada 2025, dan kini hanya 30 event yang dipertahankan untuk 2026.

Ia menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara ketat melalui penilaian yang mempertimbangkan potensi daya tarik wisatawan, dampak ekonomi, serta kontribusinya terhadap pelaku usaha lokal. Meskipun jumlahnya berkurang hampir separuhnya, beberapa event besar tetap dipertahankan karena memiliki dampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan.

“Event yang benar-benar berdampak bagi pergerakan wisatawan dan UMKM tetap kami jaga keberlangsungannya. Event besar seperti Batu Festival dan Festival Sego Empok tidak akan kami hilangkan,” tegas Onny.

Ia juga menyoroti kontribusi sektor swasta, termasuk event internasional seperti Panderman Gravity Park Downhill yang tahun lalu diikuti peserta mancanegara. “Event private ini menunjukkan kolaborasi pemerintah dan swasta berjalan baik, termasuk kontribusi Jatim Park Group dengan berbagai event unggulannya,” tambahnya.

Onny berharap, meski jumlah event berkurang signifikan, kualitas penyelenggaraan dapat terus meningkat. “Sekalipun jumlahnya berkurang, kualitas tetap harus meningkat dan dampaknya harus maksimal bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.