Kasus Influenza A Ditemukan di Sejumlah Wilayah, Dinkes Jombang Imbau Warga Waspada

oleh -56 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 12 at 07.36.40
Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co – Kasus Influenza A tercatat ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat sebanyak 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi.

Jumlah terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat, dengan mayoritas penderitanya adalah perempuan dan anak-anak. Meski secara nasional situasi masih dinyatakan terkendali, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, meminta warga tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan diri serta lingkungan.

“Walaupun Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa kondisi influenza tipe A hingga akhir Desember 2025 masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan keparahan dibanding influenza jenis lain, kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada,” ujar Hexawan dalam keterangannya Senin (12/1).

Ia menegaskan, Pemkab Jombang melalui Dinkes akan terus memperkuat surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan dalam merespons perkembangan situasi influenza sesuai dinamika yang terjadi di daerah. Influenza A sendiri merupakan infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.

Gejala yang muncul umumnya mirip dengan flu musiman dan datang secara tiba-tiba, seperti demam atau menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, nyeri otot dan sendi, serta sakit kepala. Pada beberapa kasus, terutama pada anak-anak, dapat disertai muntah dan diare.

Virus influenza A sangat mudah menular melalui percikan air liur atau droplet saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara. Penularan juga dapat terjadi melalui tangan yang menyentuh permukaan benda terkontaminasi virus, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Untuk mencegah penularan, dr. Hexawan mengimbau masyarakat agar konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta melakukan vaksinasi influenza tahunan. “Vaksinasi sangat dianjurkan bagi kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit penyerta,”ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

Apabila gejala memburuk, seperti demam tinggi yang tidak kunjung turun, sesak napas, atau keluhan tidak membaik lebih dari tiga hari, warga diimbau segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. “Kesadaran dan peran aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah penyebaran influenza,” pungkas Hexawan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.