Kasus Kematian Ikan di Keramba Kembali Terjadi, Ini Kata Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan

oleh -135 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 15 at 13.18.10
Keramba yang digunakan sebagai tempat budidaya ikan Kabupaten Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan menanggapi kasus ikan mati di keramba danau Ranu Grati, Kecamatan Grati. Kondisi tersebut akibat fenomena alam dengan sebutan upweling atau yang dikenal dengan istilah salon. Upweling merupakan fenomena alam akibat dari munculnya kandungan air yang menyebabkan ikan keracunan.

Kepala DKP3 Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiyah mengungkapkan, kematian ikan nila dan tombro di keramba karena mengalami keracunan alami akibat kandungan dalam air berupa belerang, amoniak, serta menipisnya kadar oksigen.

“Istilahnya sedang dilanda upwelling, kandungan zat yang di kedalaman naik ke atas sehingga ikan keracunan. Itu karena cuaca ekstrem, angin kencang dan air danau lebih dingin,” kata Alfiyah.

Meski mengakibatkan kematian ikan secara mendadak, Alfiyah memperkirakan kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama jika cuaca sudah kembali normal. “Dan kondisi upwelling tersebut tidak merata di semua kawasan ranu atau danau, hanya di titik tertentu saja,” terangnya.

Dari hasil pemantauan, keramba yang terdampak upwelling hanya di Desa Ranuklindungan. Sedangkan di Desa Parasan dan Sumber Dawesari masih aman. “Kebetulan fenomena upwelling atau sapon ini melanda Ranu di sisi Desa Ranu Kelindungan,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah petani keramba yang melihat banyaknya ikan mati mulai membuang untuk menghindari semakin meluas ke ikan-ikan lain. “Untuk ikan-ikan yang mati dibuang atau ada orang luar yang mengambilnya. Ini tidak layak dijual atau dikonsumsi,” ujar Ora Kusdiati Ningsi, salah seorang pembudidaya ikan nila. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.