Kasus Tewasnya Pria Asal Mojokerto di Kebun Jagung Jombang, Bunuh Diri atau Dibunuh?

oleh -78 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 15 at 11.06.47 AM
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander

KabarBaik.co, Jombang – Polisi masih menyelidiki kasus penemuan jasad seorang pemuda di area kebun jagung, Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Wonosalam, Jombang. Hasil autopsi ditemukan sejumlah luka tusuk pada tubuh korban .

Hingga kini, aparat kepolisian belum menyimpulkan apakah korban meninggal akibat bunuh diri atau menjadi korban pembunuhan. Korban diketahui bernama Benekditus, 25, warga Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan pengungkapan kasus tersebut tinggal menunggu hasil pemeriksaan sejumlah barang pribadi milik korban.

“Ponsel dan laptop korban saat ini sedang diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Sementara catatan pribadinya dianalisis oleh psikiater,” ujar Dimas dalam keterangannya, Sabtu (2/5).

Dimas menjelaskan ponsel korban ditemukan di saku celana saat polisi melakukan olah TKP. Sementara laptop dan catatan pribadi diamankan dari kamar korban setelah dilakukan penggeledahan.

Menurut dia, hasil analisis dari barang-barang tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta baru terkait penyebab kematian korban.

“Kami mencari petunjuk dari fakta-fakta yang ada untuk melengkapi hasil penyelidikan, yang nantinya akan kami gelarkan,” kata dia.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk ayah, tante, dan teman kerja korban yang diketahui berdomisili di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Dari keterangan para saksi, korban sempat mengirim pesan bernada perpisahan pada 12 April 2026, yang diduga menjadi hari kematiannya.

Kepada ayahnya, korban mengirim pesan suara berisi ucapan terima kasih. Sementara kepada tantenya, ia menuliskan permintaan maaf karena merasa tidak bisa menjadi pribadi yang sempurna.

Petunjuk lain diperoleh saat olah TKP, ketika polisi menemukan sebilah pisau di bawah jasad korban. Pisau tersebut masih berlabel toko dan diduga baru dibeli.

Hasil penelusuran melalui rekaman CCTV menunjukkan korban membeli pisau tersebut di sebuah toko pada 12 April 2026 sekitar pukul 13.21 hingga 13.32 WIB. Selain pisau, korban juga membeli sebuah pulpen.

“Kami cek CCTV, terlihat korban sendiri yang membeli pisau tersebut,” ujar Dimas.

Setelah itu, korban diketahui memesan layanan ojek daring menuju kawasan wisata di Dusun Babatan. Lokasi tujuan tersebut berjarak sekitar 100 meter dari tempat jasad korban ditemukan.

Namun, penyelidikan sempat terhambat karena kamera pengawas di area wisata tersebut tidak berfungsi.

“Petunjuk berhenti di situ karena CCTV di lokasi tujuan dalam kondisi mati,” kata dia.

Sebelumnya, warga Dusun Babatan digegerkan dengan penemuan jasad laki-laki dalam kondisi membusuk di area ladang jagung. Jasad ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, berjarak 20–30 meter dari jalan raya.

Lokasi penemuan berada sekitar 100 meter di utara kawasan wisata setempat, lalu masuk ke area ladang jagung sejauh kurang lebih 50 meter.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. b

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.