KabarBaik.co – Polrestabes Surabaya melakukan terobosan dalam pelayanan publik dengan menggelar bazar penyaluran barang bukti kendaraan bermotor secara besar-besaran. Sebanyak 810 unit sepeda motor hasil sitaan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penindakan balap liar siap dikembalikan kepada pemilik sahnya.
Kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini dibagi menjadi dua sesi utama di Mapolrestabes Surabaya. Sesi pertama berlangsung pada 21–23 Januari 2026, disusul sesi kedua pada 26–30 Januari 2026.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa inisiatif ini diambil untuk mengurai penumpukan barang bukti di gudang penyimpanan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang kehilangan kendaraannya.
“Curanmor di Surabaya masih cukup marak. Dari upaya penegakan hukum dan razia balap liar dalam dua bulan terakhir, kami berhasil menyita ratusan kendaraan. Karena jumlahnya cukup banyak, maka kami gelar event khusus berupa bazar penyaluran barang bukti,” ujar Luthfie, Selasa (20/1).
Berdasarkan hasil pendataan, ratusan kendaraan tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Surabaya, tetapi juga ditemukan kendaraan dari luar daerah, termasuk dari Banten dan wilayah lainnya.

Mudahkan Pemilik Lewat Data Nomor Rangka
Untuk memudahkan masyarakat mengenali kendaraan mereka, Polrestabes Surabaya tidak hanya mengandalkan plat nomor (nomor polisi), melainkan juga membuka data nomor rangka dan nomor mesin.
“Tidak semua orang hafal nomor polisi kendaraannya. Karena itu kami buka nomor rangka dan nomor mesin, lalu kami cantumkan nama pemiliknya agar bisa mengingatkan yang bersangkutan,” tambahnya. Informasi lengkap mengenai daftar kendaraan tersebut telah diunggah melalui akun media sosial resmi Polrestabes Surabaya.
Pastikan Layanan Gratis
Luthfie menegaskan bahwa proses pengambilan motor ini sama sekali tidak dipungut biaya. Masyarakat hanya perlu membawa dokumen kepemilikan yang sah.
“Pemilik diminta membawa BPKB atau surat keterangan dari pihak leasing apabila kendaraan masih dalam status kredit. Ini adalah bentuk layanan kepolisian. Saya katakan kita memberikan layanannya tanpa ada beban biaya apa pun. Kami pastikan gratis,” tegasnya.
Bagi warga yang merasa pernah kehilangan sepeda motor atau kendaraannya terjaring razia dalam dua bulan terakhir, diimbau untuk segera mengecek data di media sosial Polrestabes Surabaya dan mendatangi lokasi bazar sesuai jadwal yang telah ditentukan. (*)







