KabarBaik.co – Pantai Watu Ulo yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember kembali memukau pengunjung dengan pesona alamnya yang unik serta kekayaan legenda yang melekat erat di hati masyarakat pesisir.
Di bulan Oktober 2025 ini, suasana pantai ikonik tersebut menjadi simbol perpaduan harmonis antara keindahan alam dan nilai budaya yang wajib dilestarikan.
Nama Watu Ulo yang berarti Batu Ular dalam bahasa Jawa diambil dari formasi batu karang panjang yang menjorok ke laut menyerupai tubuh ular raksasa bersisik.
Penjaga Pantai Watu Ulo, Anshori mengungkapkan bahwa batu ikonik ini adalah inti dari cerita rakyat setempat yang tak lekang oleh waktu.
“Watu Ulo dikenal luas dengan legenda ular laut raksasa, Nogo Rojo yang membatu di sepanjang pesisir selatan Jember,” ujar Anshori, Kamis (16/10).
Menurutnya, cerita rakyat ini bukan sekadar kisah, tetapi mengandung pesan moral mendalam tentang keseimbangan dan penghormatan mutlak terhadap alam laut.
“Cerita legenda ini menjadi identitas kuat yang membedakan Watu Ulo dari destinasi pantai lainnya,” katanya.
Keunikan batu ular ini menarik wisatawan untuk berfoto sekaligus merenung tentang kekuatan alam dan warisan leluhur.
“Untuk masyarakat sekitar mereka terus menjaga nilai-nilai budaya melalui tradisi seperti larung sesaji (Petik Laut yang biasa digelar setiap tanggal 7 Syawal) dan gotong royong pesisir,” ucapnya.
“Tradisi ini adalah wujud syukur dan penghormatan kepada penguasa laut, menjadikannya simbol konkret perpaduan antara alam dan budaya yang harus terus dijaga sebagai identitas Kabupaten Jember,” sambung Anshori.
Menanggapi antusiasme pengunjung yang tinggi, Anshori mengimbau seluruh wisatawan yang datang untuk senantiasa menghormati aturan dan tanda larangan di kawasan pantai.
“Kami berpesan, keselamatan adalah yang utama. Laut selatan memiliki ombak yang besar. Selain itu, kami mengajak pengunjung untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian batu ular ini. Dengan menghormati alam dan budayanya, kita memastikan Watu Ulo tetap lestari untuk generasi mendatang,” tutupnya.
Keheningan Pantai Watu Ulo di balik deburan ombak besar seolah menyimpan bisikan rahasia, menjanjikan pengalaman wisata yang bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga memperkaya jiwa dengan warisan legenda dan nilai-nilai kearifan lokal. (*)







