Keluarga Jadi Saksi, Adroi Tukang Kebun di Banyuwangi Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu

oleh -29 Dilihat
fe126fb2 3b0c 4ff1 a932 f7e3bf5ed779
Keluarga menyaksikan pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Banyuwangi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Para keluarga yang menjadi saksi pengabdian panjang, turut mendampingi prosesi pengangkatan 4.888 tenaga honorer Banyuwangi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu oleh Bupati Ipuk Fiestiandani di Kawasan GOR Tawangalun, Minggu (28/12).

Keluarga merupakan saksi pengabdian para honorer yang mengabdi bahkan belasan hingga puluhan tahun.

Seperti Paridatul Haris, perempuan berusia 50, tahun, ini datang bersama anak dan cucunya, mendamping sang suami Adroi, yang menerima SK Pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu.

Dia terharu bahagia karena pengabdian sang suami sebagai penjaga sekolah selama 15 tahun, kini berbuah SK pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Alhamdulillah,ini memang yang ditunggu-tunggu. Pekerjaan tukang kebun satu-satunya yang jadi sumber penghasilan utama kami, ternyata bisa mengantarkan jadi ASN,” ujarnya.

Kebahagiaan yang sama juga dirasakan Wiyono suami dari Ratna Ida Rofikoh yang menjadi guru honorer di SDN 3 Sarimulyo. Ratna sang istri, akhirnya mendapatkan SK Pengangkatan sebagai PPPK Paruh waktu setelah menjadi guru honorer selama tujuh tahun.

“Saya bangga karena istri saya telah memilih menjadi pendidik yang mencerdaskan anak-anak di Banyuwangi. Alhamdulillah diangkat jadi ASN, semoga ilmunya berkah dan bisa jadi guru yang terbaik untuk murid-muridnya,” ujarnya.

Dari total 4.888 PPPK Paruh Waktu yang diangkat, terdiri atas 1.539 tenaga guru, 259 tenaga kesehatan, serta 3.090 tenaga teknis dan administrasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, kebijakan penganggkatan 4.888 honorer daerah sebagai PPPK Paruh waktu merupakan bentuk apresiasi kepada tenaga honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi dan berkontribusi besar dalam mendukung pembangunan Banyuwangi.

“Kami ingin memberikan kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Semoga ini juga menjadi berkah bagi keluarga Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ipuk di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang baru saja terima SK.

Meski menghadapi tantangan fiskal pada 2026, di mana dana transfer pusat ke daerah dipangkas hingga Rp 665 miliar, Ipuk menegaskan Pemkab Banyuwangi tetap memprioritaskan pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

Ia menambahkan, mulai 1 Januari 2026, para PPPK Paruh Waktu akan menerima penghasilan bulanan tetap dengan besaran sesuai dengan ketentuan yang ada.

Saat ini total ASN di Kabupaten Banyuwangi mencapai 15.411 orang, terdiri dari 6.218 PNS, 4.305 PPPK dan 4.888 PPPK Paruh Waktu.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.