KabarBaik.co – Prestasi membanggakan kembali diraih atlet downhill Kota Batu. Yaitu Pandu Satrio Perkasa yang berhasil meraih medali perak dalam ajang bergengsi PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut).
Kompetisi yang dilaksanakan di MTB Arena Tahura Bukit Barisan, Desa Tongkoh itu menempatkan Pandu di posisi kedua pada nomor DHI (downhill individual) putra dengan catatan waktu yang mengesankan. Yakni 2 menit 51,644 detik.
Pandu harus bersaing ketat dengan Dois Audi Fikriyansyah, atlet Jawa Timur lainnya yang berhasil merebut medali emas dengan selisih waktu yang tipis, yakni 2 menit 49,752 detik.
Sementara itu, Putra Ganda Ar Rozaq dari Sumatera Selatan harus merelakan posisi ketiga dengan waktu 2 menit 54,116 detik, meskipun sebelumnya pada seeding run dia berada di posisi kedua.
Pandu yang sudah terbiasa dengan track yang terjal dan ekstrem seperti di Kota Batu, menunjukkan kemampuannya di lintasan balap sepanjang 1570 meter. Meskipun track di Desa Tongkoh memiliki tantangan berupa tikungan tajam dan kondisi tanah yang lembek serta penuh bebatuan, Pandu berhasil menunjukkan kelasnya. Cuaca panas yang tidak bersahabat pun tidak menghalangi semangatnya untuk berjuang.
Pelatih ISSI Provinsi Jawa Timur Hildan Afosma Katana mengungkapkan kebanggaannya atas kemenangan Pandu. ”Pandu bermain maksimal, kondisinya juga bagus 100 persen, dia memang benar-benar siap sekali mengikuti even ini,” ujar Hildan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (9/9).
Prestasi yang diraih para pembalap di PON XXI juga mendapat apresiasi dari Head Coach DHI Timnas Indonesia, Dadang Haris Purnomo. Dia melihat bahwa pembalap Indonesia sudah siap untuk berlaga di Sea Games tahun depan.
”Kita akan ambil 10 pembalap untuk mengikuti seleksi timnas. Mereka yang akan kita persiapkan di SEA Games di Thailand tahun depan, laga di PON ini luar biasa,” ujarnya. (*)








