Kemhan Beli 48 Unit Pesawat Tempur KAAN dari Turki Senilai Rp 251 T

oleh -550 Dilihat
video sec 5
Pesawat tempur KAAN yang diproduksi Turkish Aerospace Industries (TAI). ANTARA/HO-Turkish Aerospace Industries (TAI)

KabarBaik.co, Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan pihaknya menjalankan skema pembelian pesawat tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries melalui pinjaman luar negeri.

Hal tersebut dikatakan pihak Kemenhan merespons soal isu Indonesia membeli pesawat tempur generasi ke lima tersebut dari Turki.

“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (2/4).

Hal tersebut sekaligus membenarkan bahwa Indonesia secara resmi telah meneken kontrak awal untuk rencana pembelian pesawat tempur KAAN.

Menurut informasi yang beredar, Indonesia akan membeli 48 unit pesawat jet tempur KAAN dan dikabarkan mulai dikirim pada 2032 mendatang.

Saat ditanya hal terkait hal tersebut, Rico belum bisa menjelaskan secara rinci. Dia juga tidak menjelaskan berapa anggaran yang dikeluarkan untuk membeli pesawat tempur itu.

“Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI,” tutup dia.

Beredar informasi bahwa Indonesia menyepakati pembelian 48 pesawat tempur KAAN. Informasi itu diunggah akun instagram khusus informasi bidang pertahanan @isds.indonesia.

Unggahan akun instagram tersebut, dijelaskan bahwa kontrak pembelian pesawat tempur itu diteken pihak Kementerian Pertahanan dan Turkish Aerospace Industries saat gelaran pameran IDEF, Istanbul pertengahan 2025 lalu.

Akun instagram itu menyebut nilai kontrak pembelian pesawat tempur sebesar 15 miliar dolar AS atau Rp 251 triliun. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.