Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Investasi, dan Pendidikan dengan Menlu Singapura

oleh -349 Dilihat
IMG 20251113 WA0000
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan kehormatan Menteri Luar Negeri Singapura H.E. Vivian Balakrishnan dalam program RISING Fellowship yang berlangsung di The White Label, 101 Jalan Sultan, Singapura.

KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan kehormatan Menteri Luar Negeri Singapura H.E. Vivian Balakrishnan dalam program RISING Fellowship yang berlangsung di The White Label, 101 Jalan Sultan, Singapura, Rabu (12/11).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi itu membahas berbagai peluang penguatan kerja sama strategis antara Jawa Timur dan Singapura, mulai dari ekonomi hijau, investasi, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Khofifah menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan kerja sama Jawa Timur di tingkat regional dan internasional.

“Merupakan suatu kehormatan besar dapat berada di Singapura, dan saya sangat menghargai kesempatan untuk berbagi pandangan dengan Menteri Vivian Balakrishnan,” ujar Khofifah.

“Kami berkomitmen memperluas kerja sama regional dan internasional, termasuk kemitraan di bidang pendidikan, investasi, inovasi, dan ekonomi hijau,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga memaparkan potensi besar Jawa Timur sebagai provinsi dengan populasi 42,08 juta jiwa dan luas wilayah 48.037 kilometer persegi, atau sekitar 36,23 persen dari Pulau Jawa.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta infrastruktur yang mendukung posisi strategis provinsi ini sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan konektivitas di kawasan timur Indonesia.

“Jawa Timur didukung 37 pelabuhan, tujuh bandara, 12 ruas jalan tol, 13 kawasan industri, dua kawasan ekonomi khusus, dan satu kawasan industri halal. Infrastruktur ini menjadikan Jawa Timur sebagai hub logistik dan ekonomi maritim nasional,” jelasnya.

Secara geografis dan ekonomi, lanjut Khofifah, Jawa Timur menjadi center of gravity yang menyuplai hampir 80 persen logistik untuk kawasan Indonesia Timur.

Ia juga menegaskan bahwa ekonomi Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Provinsi ini menyumbang sekitar 14,54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, sejumlah program strategis terus dijalankan untuk mendorong pertumbuhan inklusif, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan SDM.

“Per Maret 2025, tingkat kemiskinan Jawa Timur turun menjadi 9,5 persen dan kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,66 persen. IPM Jawa Timur juga telah berada dalam kategori tinggi sejak 2020,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memprioritaskan lima bidang utama: peningkatan daya saing ekonomi dan inovasi, penguatan SDM, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, serta pertanian berkelanjutan.

“Saya meyakini Singapura dan Jawa Timur memiliki banyak kesamaan tujuan, terutama dalam memajukan inovasi, SDM, dan keberlanjutan. Semoga diskusi hari ini membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan,” ujar Khofifah.

Di akhir pertemuan, Khofifah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan persahabatan yang terjalin.
“Semoga hubungan antara Singapura dan Jawa Timur semakin erat dan membawa kemakmuran bagi masyarakat di kedua wilayah,” harapnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menyambut baik kunjungan Gubernur Khofifah dan menyatakan bahwa hasil pembahasan tersebut akan ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.