Khofifah Raih Penghargaan Nasional Industri Hijau, Jatim Peringkat Pertama se-Indonesia

oleh -320 Dilihat
Khofifah menerima penghargaan peringkat pertama Implementasi Industri Hijau Terbaik kategori pemerintah daerah dalam ajang The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025

KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, Khofifah menerima penghargaan peringkat pertama Implementasi Industri Hijau Terbaik kategori pemerintah daerah dalam ajang The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 yang digelar Kementerian Perindustrian RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, kepada Gubernur Khofifah di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (20/8).

“Alhamdulillah, kerja keras dan komitmen kita berhasil meraih peringkat pertama dalam penghargaan Industri Hijau kategori pemerintah daerah yang baru pertama kali diselenggarakan ini,” ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan, capaian ini merupakan hasil komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penerapan prinsip industri hijau di semua lini, baik industri besar maupun industri kecil.

Adapun penilaian penghargaan didasarkan pada sejumlah indikator, antara lain: rencana kerja dan alokasi anggaran daerah untuk mendukung industri hijau, program sosialisasi dan pendampingan, penghargaan tingkat daerah, fasilitasi untuk industri kecil dan menengah, hingga pengadaan barang/jasa berkelanjutan serta kolaborasi kemitraan industri hijau.

Sebagai provinsi dengan perekonomian terbesar kedua di Indonesia, Jawa Timur juga menempati posisi ketiga penghasil migas nasional setelah Riau dan Kalimantan Timur. Potensi energi ini, menurut Khofifah, menjadi penopang pertumbuhan ekonomi, termasuk bagi industri, pembangkitan listrik, maupun kebutuhan rumah tangga.

Tak hanya sebagai produsen, Jawa Timur juga aktif dalam pengolahan, distribusi, dan pemanfaatan migas untuk kepentingan masyarakat. Pemprov Jatim mendukung eksplorasi dan produksi migas oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) demi tercapainya target nasional satu juta barel per hari pada 2030.

Sejak 2023, Pemprov Jatim telah membentuk Forum Industri Hijau yang beranggotakan pemerintah, akademisi, pelaku industri, lembaga keuangan, dan lembaga sertifikasi. Forum ini berperan dalam meningkatkan jumlah perusahaan tersertifikasi industri hijau sekaligus mendorong kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Berbagai kegiatan juga telah dilakukan, mulai dari sosialisasi kebijakan industri hijau di kabupaten/kota, bimbingan teknis sertifikasi, hingga penyelenggaraan Festival Industri Hijau sebagai media kampanye publik. “Industri hijau bukan hal baru di Jawa Timur. Sejak 2023 kita sudah fokus melalui Forum Industri Hijau yang terbukti efektif meningkatkan kesadaran pelaku industri dalam menerapkan prinsip keberlanjutan,” jelas Khofifah.

Menurut Khofifah, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Jawa Timur memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan industri sekaligus mendukung agenda nasional pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan. “Penghargaan ini adalah apresiasi nasional atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dari berbagai pihak yang peduli terhadap lingkungan sekaligus mendorong kemajuan industri di Indonesia,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi. “Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Mari bersama wujudkan Jawa Timur yang maju dan berdaya saing demi Indonesia yang semakin berdaulat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.