Kohati Banyuwangi Temui Dinsos PPKB, Bahas Kekerasan Perempuan dan Anak

oleh -133 Dilihat
Kohati Banyuwangi saat bertemu Plt Kadinsos PPKB, Setyo Puguh Widodo.
Kohati Banyuwangi saat bertemu Plt Kadinsos PPKB, Setyo Puguh Widodo.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Kohati Cabang Banyuwangi menggelar audiensi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Selasa (19/5).

Pertemuan itu membahas pengawalan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banyuwangi.

Audiensi berlangsung di Kantor Dinsos PPKB Banyuwangi dan dihadiri jajaran pengurus Kohati bersama Plt Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Setyo Puguh Widodo beserta staf dinas.

Ketua Umum Kohati Cabang Banyuwangi, Nova Rosytha mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Isu kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius, khususnya di Kabupaten Banyuwangi, baik di ruang domestik, umum, hingga lingkungan lembaga pendidikan berbasis keagamaan,” kata Nova.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan rendahnya literasi masyarakat turut memengaruhi pola kekerasan seksual yang semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan langkah pencegahan dan penanganan yang melibatkan berbagai pihak.

“Kohati siap menjadi bagian dalam mencegah dan menciptakan ruang aman bersama,” ujarnya.

Nova juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan teknologi digital serta menghentikan segala bentuk kekerasan verbal maupun nonverbal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Setyo Puguh Widodo menyebut kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Beberapa upaya pencegahan telah kami lakukan, termasuk turun langsung ke desa-desa,” kata Setyo.

Ia menilai perkembangan teknologi turut memengaruhi pola interaksi sosial masyarakat, khususnya anak dan remaja. Karena itu, peningkatan literasi digital dinilai penting untuk mencegah kekerasan seksual.

Selain itu, Setyo berharap organisasi kepemudaan seperti Kohati dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat melalui konten media sosial yang menarik dan edukatif.

“Kami membutuhkan anak-anak muda seperti Kohati untuk ikut merangkul teman-teman sebaya dalam mencegah tren kekerasan saat ini,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.